Obat Kanker Payudara Ditemukan di Tubuh Ibu Sekeluarga Tewas di Kalideres

ADVERTISEMENT

Obat Kanker Payudara Ditemukan di Tubuh Ibu Sekeluarga Tewas di Kalideres

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 09 Des 2022 15:36 WIB
Jakarta -

Laboratorium Forensik Polri telah memeriksa 4 jasad sekeluarga yang ditemukan mengering di Kalideres, Jakarta Barat. Pada tubuh korban ibu yang bernama Renny Margaretha (68) ditemukan kandungan obat kanker payudara.

"Dari sisi forensik, laboratorium forensik tidak menemukan adanya bahan beracun dan berbahaya dari tubuh korban. Tetapi di sini kita menemukan dari organ hepar dari miliki milik Ibu Renny Margaretha kita temukan adanya Tamoxifen atau obat kanker payudara," kata Kabid Kimia Biologi Forensik Puslabfor Polri Kombes Wahyu Marsudi dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (9/12/2022).

Polisi juga menemukan cairan putih di rumah tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, cairan putih itu mengandung Tamoxifen.

"Dan ini kebetulan di TKP juga kita temukan cairan bening yang kita periksa di labfor, ternyata cairan bening tersebut terdeteksi mengandung Tamoxifen," tutur Wahyu.

Wahyu menekankan bahwa Tamoxifen bukanlah racun. Dia menyebut Tamoxifen adalah obat.

"Korban Renny Margaretha juga di hatinya terdeteksi adanya Tamoxifen. Tapi sekali lagi bahwa Tamoxifen adalah bukan racun, itu adalah obat," tuturnya.

Selain itu, polisi tidak menemukan kerusakan pada akses masuk dan keluar rumah. Jadi, kata Wahyu, tidak ada orang yang masuk atau orang yang keluar dari rumah.

"Maka dari situ kit dari sisi forensik kita menyimpulkan bahwa hasil TKP tidak ditemukan ada kerusakan baik akses keluar atau masuk rumah tersebut. Berarti tidak ada orang dari luar yang masuk atau orang dari dalam yang keluar," tutur dia.

Diketahui, empat jenazah sekeluarga yang ditemukan mengering adalah Rudyanto Gunawan (71) sebagai ayah, Renny Margaretha (68) ibu, Dian Febbyana (42) sebagai anak, dan Budiyanto Gunawan (68) sebagai paman.

Lihat Video: Polisi Akan Ungkap Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres Sebelum 6 Desember

[Gambas:Video 20detik]




(lir/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT