Puan Bicara Pentingnya Sinergi Lintas Stakeholder buat Majukan UMKM

ADVERTISEMENT

Puan Bicara Pentingnya Sinergi Lintas Stakeholder buat Majukan UMKM

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Jumat, 09 Des 2022 13:39 WIB
Puan Maharani
Foto: dok. DPR RI
Jakarta -

Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pentingnya sinergi antar stakeholder untuk menunjang pengembangan UMKM. Menurutnya, masih ada beberapa hambatan yang ditemui UMKM dalam membangun bisnisnya.

Puan mengulas UMKM memiliki peran penting bagi perekonomian Indonesia. UMKM menjadi tulang punggung produk domestik bruto dan menyerap banyak tenaga kerja.

"UMKM juga dipercaya memiliki ketahanan ekonomi yang tinggi sehingga dapat menjadi penopang bagi stabilitas sistem keuangan dan perekonomian," kata Puan di acara Welcome Dinner Rapimnas Kadin 2022 di Jakarta beberapa waktu lalu seperti dikutip dari CNN Indonesia, Minggu(4/12/2022).

Puan menjabarkan ada sejumlah kendala yang kerap menghadang UMKM. Mulai dari kesulitan dalam pengurusan perizinan, sulitnya akses permodalan, strategi pemasaran, distribusi barang, hingga optimalisasi platform digital.

"Jika tidak diatasi, maka UMKM yang sedang tumbuh bisa saja kalah bersaing, stagnan, atau bahkan gulung tikar," cetus Puan.

Ia mengatakan banyak pihak yang terlibat dalam urusan pengembangan UMKM, antara lain kementerian/lembaga, bank himbara, CSR perusahaan-perusahaan, dan sebagainya. Tapi, ia menegaskan masih diperlukan sinergi dan kolaborasi yang bermuara pada terbangunnya ekosistem UMKM yang kuat.

"Sinergi Kadin dengan stakeholder UMKM, Kementerian/lembaga terkait, diharapkan dapat membangun ekosistem dunia usaha yang berdaya saing," kata mantan Menko PMK itu.

Puan menekankan DPR memiliki komitmen yang tinggi untuk memperkuat UMKM. Ia menyampaikan DPR akan bersinergi dengan pemerintah agar usaha lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Dalam mendukung UMKM memperluas pasar, jelas Puan, DPR telah mengesahkan UU No. 1 Tahun 2020 untuk meratifikasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (CEPA). UU tersebut salah satunya mengatur produk asal Indonesia yang masuk ke Australia dapat menikmati tarif bea cukai 0%.

"Dalam memperluas pasar di era digital, DPR RI juga mengesahkan UU tentang Perdagangan melalui sistem elektronik ASEAN. Selain itu, DPR juga memberikan dukungan anggaran bagi program pemerintah untuk UMKM," imbuh Puan.

Puan mengatakan dukungan DPR dan program pemerintah, plus KADIN sebagai katalisator harus dapat bersinergi serta berjalan seiring searah dalam membangun ekosistem UMKM yang berdaya saing. Ia menggarisbawahi gotong royong diperlukan untuk membangun UMKM yang kuat.

(prf/prf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT