Purnawirawan TNI Terdakwa Pelanggaran HAM Berat Paniai Divonis Bebas!

ADVERTISEMENT

Purnawirawan TNI Terdakwa Pelanggaran HAM Berat Paniai Divonis Bebas!

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 08 Des 2022 15:26 WIB
Terdakwa pelanggaran HAM berat Paniai Mayor Infanteri Isak Sattu saat divonis bebas di PN Makassar.
Terdakwa pelanggaran HAM berat Paniai Mayor Purnawirawan Infanteri Isak Sattu saat divonis bebas di PN Makassar. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Pengadilan Negeri (PN) Makassar menjatuhkan vonis bebas kepada Mayor Infanteri Purnawirawan Isak Sattu. Isak adalah mantan perwira penghubung Kodim 1705/Paniai yang didakwa melakukan pelanggaran HAM berat di Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

Dilansir detikSulsel, Kamis (8/12/2022), majelis hakim meminta agar hak-hak terdakwa dipulihkan. Dalam putusannya itu, majelis hakim menilai Isak tak terbukti melakukan pelanggaran HAM berat seperti dakwaan jaksa penuntut umum yang dibacakan pada Rabu (21/9) lalu.

"Membebaskan terdakwa oleh karena itu dari semua dakwaan penuntut umum," ujar hakim ketua Sutisno dalam putusannya.

"Menyatakan terdakwa Mayor Infanteri Purnawirawan Isak Sattu tersebut di atas tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang berat sebagai mana didakwakan dalam dakwaan kesatu dan dakwaan kedua," sambung Sutisno.

Untuk diketahui, Mayor Infanteri Purnawirawan dianggap bertanggung jawab atas tragedi Paniai berdarah di depan Koramil 1705-02/Enarotali pada Senin, 8 Desember 2014. Insiden saat itu menewaskan 4 orang dan 10 orang lain luka-luka.

"Menuntut supaya majelis hakim pengadilan pada pengadilan hak asasi manusia pada pengadilan kelas IA Makassar yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan, menjatuhkan pidana terhadap Mayor Infanteri Purnawirawan Isak Sattu oleh karenanya dengan pidana penjara selama 10 tahun," ujar jaksa di PN Makassar, Senin (14/11).

Baca selengkapnya di sini.

Lihat juga Video: KontraS Pertanyakan Peran LPSK di Sidang Pelanggaran HAM Berat di Paniai

[Gambas:Video 20detik]




(aud/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT