Tanggapan Kalibata City Terkait Kasus Balita Tewas Dianiaya di Apartemen

ADVERTISEMENT

Tanggapan Kalibata City Terkait Kasus Balita Tewas Dianiaya di Apartemen

Mulia Budi - detikNews
Rabu, 07 Des 2022 14:34 WIB
Tower Ebony Apartemen Kalibata City.
Foto Ilustrasi Tower Apartemen Kalibata City. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Pria berinisial Y (31) menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan balita Grace (2) hingga tewas di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan (Jaksel). Pengelola Apartemen Kalibata City menyampaikan dukacita atas kejadian tersebut.

"Ya kami atas nama badan pengelola turut prihatin dan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban," kata General Manager Apartemen Kalibata, Martiza Melati, kepada wartawan, Rabu (7/12/2022).

Martiza mengatakan pihaknya akan terus memaksimalkan pengamanan di Apartemen Kalibata City untuk mencegah terjadinya tindak pidana.

"Harapannya di lingkungan kami agar lebih baik ke depannya dan keamanan tetap terjaga maksimal," ujar Martiza.

Lebih lanjut, pihaknya menyatakan mendukung polisi untuk memproses hukum pelaku.

"Masalah ini sudah diserahkan dan ditangani oleh pihak yang berwenang, diharapkan dapat terselesaikan segera," lanjutnya.

Sebelumnya, polisi menangkap pelaku pembunuhan balita berusia 2 tahun berinisial YA (31), yang dilakukan di apartemen kawasan Kalibata, Jakarta Selatan (Jaksel). Polisi mengungkap bahwa YA merupakan teman dekat ibu korban berinisial SS.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam mengatakan peristiwa ini bermula dari pihak Polsek Pancoran yang menerima informasi adanya balita yang meninggal dunia di Rumah Sakit Tria Dipa. Polisi lantas mengantongi ciri-ciri pelaku tang membawa korban ke rumah sakit dari hasil interogasi pihak rumah sakit dan rekaman CCTV.

"Berdasarkan olah TKP, interogasi, dan atas persetujuan ibu korban, maka korban dilakukan pemeriksaan visum luar dan visum dalam atau autopsi. Kemudian pada saat bersamaan, Kasatreskrim dan Kapolsek Pancoran memimpin langsung pengejaran atau pencarian seorang laki-laki yang membawa korban ke RS. Akhirnya didapatkan YA di rumahnya di Cilangkap, Depok, jam 00.00, hari Minggu (4/12)," kata Ade Ary dalam konferensi pers, di Polres Jaksel, Selasa (6/12).

(mea/mea)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT