Imigrasi Jaksel Catat 77 Pelanggaran WNA di 2022, Mayoritas Modus Investasi

ADVERTISEMENT

Imigrasi Jaksel Catat 77 Pelanggaran WNA di 2022, Mayoritas Modus Investasi

Anggi Muliawati - detikNews
Rabu, 07 Des 2022 13:07 WIB
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan, Felucia Sengky Ratna
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan, Felucia Sengky Ratna (Anggi/detikcom)
Jakarta -

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan mencatat ada 77 kasus pelanggaran warga negara asing (WNA) selama 2022. Salah satu kasus pelanggaran terbanyak ialah modus investor.

"Kalau orang asing mungkin sampai dengan saat ini kurang lebih 77 ya, itu yang tercatat, karena ada juga pelanggaran orang asing yang nggak tercatat," ujar kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan, Felucia Sengky Ratna, di YPAC Jaksel, Rabu (7/12/2022).

Sengky mengatakan para WNA itu datang ke Indonesia bertujuan sebagai investor. Dia menyebut saat ini para pelanggar itu telah dideportasi.

"Investor (kasus terbanyak), jadi mereka datang ke Indonesia itu menggunakan visa atau tujuannya sebagai investor," katanya.

"Tapi temuan kami di lapangan mendapatkan fakta bahwa mereka tidak melakukan kegiatan apa pun, bahkan kita lakukan pengecekan ke lokasi perusahaan, itu ternyata fiktif semua, dan itu sudah kami deportasi," sambungnya.

Sengky mengatakan, dari kasus terbaru, pihaknya menemukan pelanggaran dari WNA Nepal, Pakistan, dan Afrika. Dia menyebut sebanyak 6 WNA Nepal telah dideportasi.

"Kemarin itu ada negara Nepal dan juga WNA Pakistan, Afrika, tapi yang terakhir saya deportasi WNA Nepal 6 orang," tuturnya.

Lihat juga video 'Keterangan Imigrasi Terkait Penangkapan 8 WNA Korsel':

[Gambas:Video 20detik]



(amw/knv)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT