Anggota DPRD Soroti Parkir Liar di DKI: Jangan Hidupkan Preman Baru

ADVERTISEMENT

Anggota DPRD Soroti Parkir Liar di DKI: Jangan Hidupkan Preman Baru

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 07 Des 2022 08:22 WIB
Puluhan mobil memanfaatkan sisi Jalan Otista Raya, Jakarta, untuk parkir. Padahal ada rambu dilarang parkir lho disana.
Ilustrasi (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Fraksi PKB DPRD DKI meminta Pemprov DKI maksimal menyelesaikan masalah parkir liar yang diduga menghasilkan miliaran rupiah per tahun. PKB tak ingin adanya preman baru akibat parkir liar itu.

"Makanya pemerintah DKI, UPT Parkir ini harus lebih maksimal lagi. Bukan hanya di situ saja, bayangkan di seluruh Jakarta berapa coba pendapatan kita dari parkir," kata Ketua Fraksi PKB Hasbiallah Ilyas kepada wartawan, Selasa (6/12/2022).

Hasbiallah mengatakan sebagian tempat parkir di DKI bekerja sama dengan pihak swasta. Dia meminta parkir ini diawasi sehingga tidak menghidupkan preman-preman baru.

"Memang sebagian di pegang oleh swasta bekerja sama dengan UPT Parkir, itu nggak ada masalah. Tapi pengawasan itu lebih diperketat, jangan parkir ini menghidupkan preman-preman baru," katanya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Rani Mauliani meminta Pemprov DKI menindak tegas parkir liar di Jakarta. Rani menilai parkir liar mengganggu masyarakat.

"Ya memang harus diakui terkadang parkir liar memang mengganggu kita sesama warga," kata Rani saat dihubungi terpisah.

Rani berharap parkir liar itu bisa ditata dengan baik. Sehingga, kata dia, membuat jalanan lebih rapi dan masyarakat merasa nyaman.

"Jadi memang seharusnya bisa diatur agar lebih baik, membuat lebih rapi dan teratur sehingga jalanan dapat difungsikan dengan sebaik-baiknya sebagaimana mestinya. Sehingga masing-masing hak kita sesama warga tidak ada yang terganggu," ujar dia.

Simak selengkapnya pada halaman berikut.

Saksikan juga 'Saat Kerumunan Citayam Fashion Week Dibubarkan, Parkir Liar Ditertibkan':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT