Polda Metro Terapkan Lagi Tilang Manual, Ini Pelanggaran yang Disasar

ADVERTISEMENT

Polda Metro Terapkan Lagi Tilang Manual, Ini Pelanggaran yang Disasar

Wildan Noviansah - detikNews
Selasa, 06 Des 2022 18:08 WIB
Operasi zebra di cempaka putih
Ilustrasi Tilang Manual (Cici Marlina Rahayu/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya akan kembali menerapkan penilangan pelanggaran lalu lintas secara manual. Hal ini berubah setelah sebelumnya sempat dihilangkan dan diganti dengan tilang elektronik.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengatakan nantinya petugas yang berjaga akan menyasar berbagai pelanggaran. Dari tindakan memalsukan pelat nomor hingga knalpot.

"Untuk tilang manual diberlakukan, untuk yang memalsukan nomor polisi dan melepas nomor polisi serta balap liar dan knalpot brong gitu," kata Latif saat dihubungi, Selasa (6/12/2022).

Latif mengatakan nantinya teknis tilang manual sama seperti biasanya, yaitu personel di lapangan langsung menindak pelanggaran.

"Seperti biasa, dihentikan, kita tilang, mereka kan memalsukan pelat nomor," ujarnya.

Tilang Manual Sempat Dihapus

Sebelumnya, instruksi larangan menggelar tilang manual tersebut dituangkan dalam surat telegram Nomor: ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022, per tanggal 18 Oktober 2022. Surat telegram itu ditandatangani oleh Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi atas nama Kapolri.

Dalam telegram tersebut, jajaran polisi sabuk putih diminta mengedepankan atau memaksimalkan penindakan melalui tilang elektronik atau ETLE, baik statis maupun mobile. Penindakan pelanggaran lalu lintas diminta tidak menggunakan tilang manual.

"Penindakan pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan tilang manual. Namun hanya dengan menggunakan ETLE, baik statis maupun mobile, dan dengan melaksanakan teguran kepada pelanggar lalu lintas," tulis instruksi dalam poin nomor lima surat telegram tersebut, Jumat (21/10).

Simak Video: Polisi Mulai Kembali Tilang Manual, Ini Pelanggaran yang Diincar

[Gambas:Video 20detik]



(wnv/maa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT