Tiba di Jeddah, Puan Bakal Tinjau Pasporisasi WNI Overstay

ADVERTISEMENT

Laporan dari Jeddah

Tiba di Jeddah, Puan Bakal Tinjau Pasporisasi WNI Overstay

Haris Fadhil - detikNews
Senin, 05 Des 2022 23:58 WIB
Foto: Puan saat tiba di Jeddah (dok. Tim Media Ketua DPR)
Foto: Foto: Puan saat tiba di Jeddah (dok. Tim Media Ketua DPR)
Jeddah -

Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan kunjungan kerja ke Jeddah, Arab Saudi. Puan bakal mengecek proses pasporisasi bagi warga negara Indonesia (WNI) yang overstay di Saudi.

Puan tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Senin (5/12/2022). Puan terlihat disambut Dubes RI untuk Saudi, Abdul Aziz Ahmad, dan Konsul Jenderal RI di Jeddah Eko Hartono.

Selain itu, terlihat juga sejumlah Anggota DPR RI seperti Riezky Aprilia, Ichsan Soelistio dan Sri Rahayu, yang bakal mendampingi Puan mengecek pasporisasi tersebut.

Pasporisasi bagi WNI yang overstay di Saudi ini telah dimulai sejak 10 Oktober di KJRI Jeddah. Program pasporisasi digelar KJRI Jeddah bersama Imigrasi Kemenkumham.

Pasporisasi ditujukan agar para WNI yang overstay bisa mendapatkan dokumen dengan mudah. Berdasarkan data KJRI, ada 350 orang yang mendaftar setiap harinya untuk mengikuti pasporisasi.

Total, ada 16.602 orang WNI yang mendaftar sejak 10 Oktober. Dari jumlah itu, ada 12.226 orang yang telah mendapatkan paspornya.

Salah satu WNI yang overstay di Saudi, Ahmad Taufik (37), mengatakan dirinya sudah overstay sejak 2020. Ahmad menyebut dirinya overstay usai kontrak kerjanya diputus alias di-PHK gara-gara pandemi Corona atau COVID-19 yang melanda Saudi.

Ahmad menyatakan dirinya sempat bekerja di Saudi pada 2010. Dia mengaku kena PHK sekitar tahun 2015 dan pulang ke Indonesia. Pada 2018, Ahmad masuk lagi ke Saudi untuk bekerja sebelum akhirnya kena PHK saat awal pandemi Corona terjadi.

"Kerja lagi ada Corona, kena exit lagi. Awalnya itu cuti, di-acc 2020 awal. Tapi kena exit. Parah-parahnya lockdown. Anak mau lahiran. Sekarang sudah 2 tahunan overstay," ujarnya.

Ahmad pun mengaku senang dengan layanan pasporisasi. Dia mengaku pasporisasi mempermudah dirinya mengurus paspornya hingga bisa segera pulang ke Indonesia.

"Alhamdulillah, terbantu sekali. Saya awalnya tanya-tanya gimana caranya. Ini Alhamdulillah semua terlayani. Kemarin sempat jadwalin, tapi saya nggak bisa hadir. Ajuin lagi alhamdulillah di-acc," ucap pria asal Rembang ini.

(haf/dwia)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT