Pemkot Jakpus Gelar Rapim Bahas Macet Tanah Abang-Banjir Karet Tengsin

ADVERTISEMENT

Pemkot Jakpus Gelar Rapim Bahas Macet Tanah Abang-Banjir Karet Tengsin

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 05 Des 2022 21:23 WIB
Pemkot Jakpus Gelar Rapim Bahas Macet Tanah Abang-Banjir Karet Tengsin
Pemkot Jakpus Gelar Rapim Bahas Macet Tanah Abang-Banjir Karet Tengsin (dok. Istimewa)
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat menggelar rapat pimpinan gabungan membahas sejumlah isu prioritas untuk 2023 mendatang. Beberapa isu yang dibahas mulai dari penanganan banjir di daerah rawan hingga penataan pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang.

Rapim diadakan di kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat pada Senin (5/12/2022). Rapat dihadiri oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menghadiri rapat pimpinan (rapim) yang didampingi oleh Asisten Pemerintahan Sekda DKI Jakarta Sigit Wijatmoko serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Maria Qibtya.

Dalam kesempatan itu, Heru memberikan sejumlah arahan kepada seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkot Jakpus. Dia juga meminta jajaran Pemkot Jakpus melakukan evaluasi program kerja selama tahun ini untuk perbaikan tahun depan.

"Usahakan setiap sebelum berkegiatan dilakukan briefing. Jadi, segala permasalahan dasar di lapangan tiap wilayah, seperti jalan rusak, pemangkasan pohon, pembersihan sampah, pengerukan kali, bisa berjalan dengan terstruktur, serta sistematis. Oleh karena itu, semangat kita semua terjaga dalam menyongsong tahun depan, agar Jakarta menjadi lebih baik," kata Heru, yang dikutip melalui keterangan tertulis, Senin (5/12/2022).

Heru juga mengimbau seluruh ASN untuk sadar akan tanggung jawab dalam bertugas di bagian maupun bidang apapun. Ia pun mengingatkan agar segala pekerjaan mempunyai target, sehingga dalam bertugas ada tolok ukur yang jelas.

"Saya harapkan tupoksi (segala jenis) pekerjaan harus dituntaskan agar tidak ada alasan ketika terjadi kesalahan dalam bertugas. Pasang target yang jelas, agar tidak ada waktu untuk menunda, sehingga integritas kita sebagai abdi negara tetap terjaga karena ini demi warga Jakarta," jelasnya.

Eks Wali Kota Jakarta Utara itu juga mewanti-wanti pentingnya koordinasi bertingkat tiap jajaran sehingga laporan kendala di lapangan bisa direspon cepat dan ditindak langsung tanpa memakan waktu yang lama.

"Kerahkan seluruh perangkat, mulai dari jajaran tiap RT/RW dan kelurahan/kecamatan untuk berkoordinasi dalam memantau wilayah, sehingga apa yang dibutuhkan masyarakat bisa terdeteksi dan langsung ditindak," tegasnya.

Perlu diketahui, dalam Rapim ini turut dilakukan pembahasan yang bersifat prioritas untuk menyambut tahun 2023, salah satunya penanganan banjir kawasan seperti di Karet Tengsin.

Kemudian, dibahas pula urusan penanggulangan kemacetan dengan solusi pemanfaatan lahan milik PT KAI yang berfokus pada kawasan stasiun yang kerap menjadi titik kemacetan, seperti di Stasiun Gondangdia, Cikini, Gambir, dan Tanah Abang.

Lalu, terkait penataan kawasan, ada pembahasan yang harus menjadi target bagi setiap kelurahan di Jakpus, baik pembuatan mural, penataan parkir liar, pedagang kaki lima (PKL), penyediaan lampu jalan, hingga penanaman dan perawatan pohon melalui kerja sama antara Sudin Pertamanan dan Hutan Kota, CSR, serta dengan pemerintah pusat.

Terakhir, turut dibahas terkait pengendalian ekonomi, seperti pengendalian harga sembako baik di pasar tradisional dan toko grosir berbasis masyarakat yang pemasokannya berasal dari BUMN maupun BUMD. Selain itu, juga ada pembahasan terkait pengoptimalan skybridge di Tanah Abang dan lokasi sementara/lokasi binaan (loksem/lokbin) di Matraman untuk kegiatan UMKM, serta pemberian subsidi pangan yang harus sesuai dengan catatan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta.

(taa/dwia)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT