Nota Keberatan Nikita Mirzani Ditolak Hakim, Sidang Lanjut Periksa Saksi

ADVERTISEMENT

Nota Keberatan Nikita Mirzani Ditolak Hakim, Sidang Lanjut Periksa Saksi

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Senin, 05 Des 2022 12:06 WIB
Nikita Mirzani di persidangan PN Serang (Bahtiar/detikcom)
Nikita Mirzani di persidangan PN Serang (Bahtiar/detikcom)
Serang -

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Serang menolak eksepsi atau nota keberatan yang diajukan oleh terdakwa pencemaran nama baik Nikita Mirzani. Sidang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan perkara.

"Menyatakan nota keberatan atau eksepsi terdakwa tidak diterima," kata hakim Dedy Ari Saputra di PN Serang, Senin (5/12/2022).

Majelis hakim juga meminta jaksa penuntut umum dalam perkara ini melanjutkan persidangan. Selanjutnya, sidang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan perkara dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

"Memerintahkan penuntut umum melanjutkan pemeriksaan perkara atas nama terdakwa Nikita Mirzani. Menangguhkan biaya perkara sampai dengan putusan akhir."

Majelis hakim juga menjelaskan pertimbangannya menolak nota keberatan Nikita Mirzani. Majelis hakim menilai bahwa PN Serang berwenang secara absolut memeriksa perkara atas terdakwa Nikita Mirzani. Keberatan mengenai yang berwenang adalah Dewan Pers menurut majelis hakim harus dikesampingkan.

"Maka eksepsi mengenai Pengadilan Negeri Serang tidak berwenang secara absolut memeriksa perkara a quo yang berwenang adalah Dewan Pers harus dinyatakan tidak dapat diterima," kata majelis hakim.

Majelis hakim juga menilai argumen bahwa PN Serang secara relatif tidak berwenang memeriksa perkara Nikita dinilai harus dikesampingkan. Sebab, sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum bahwa penahanan Nikita dilakukan di Rutan Serang dan sebagian besar saksi ada di wilayah hukum PN Serang.

"Maka nota keberatan mengenai Pengadilan Negeri Serang secara relatif tidak berhak memeriksa dan mengadili dan memutus perkara a quo dinyatakan tidak dapat diterima," ujar majelis.

Simak Video 'Pengacara Sebut Nikita Mirzani Siap Jalani Sidang Putusan Sela':

[Gambas:Video 20detik]




(bri/mae)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT