Sempat Mangkir, Eks KSAU Dipanggil Lagi Jadi Saksi Sidang Kasus Heli AW-101

ADVERTISEMENT

Sempat Mangkir, Eks KSAU Dipanggil Lagi Jadi Saksi Sidang Kasus Heli AW-101

M Hanafi Aryan - detikNews
Senin, 05 Des 2022 11:05 WIB
KPK beserta POM TNI melakukan cek fisik helikopter Agusta Westland 101 (AW-101) di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Ini foto-fotonya.
Helikopter AW-101 (dok. detikcom)
Jakarta -

Eks Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal (Purn) Agus Supriatna kembali dijadwalkan untuk bersaksi di sidang kasus korupsi pengadaan helikopter AW-101. Permintaan keterangan terhadap Agus itu merupakan perintah langsung dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus).

"Informasi yang kami terima, betul hari ini dijadwalkan pemeriksaan yang bersangkutan sebagai saksi di hadapan majelis hakim," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin (5/12/2022).

"Perlu kami tegaskan, karena saat ini perkara terdakwa IKS (Irfan Kurnia Saleh) pada tahap persidangan maka pemanggilan saksi tersebut tentu atas perintah pengadilan," tambah Ali.

Sejak awal, kata Ali, pihaknya telah melayangkan panggilan kepada Agus Supriatna. Surat itu dilayangkan ke dua alamat rumahnya yang berbeda melalui bantuan TNI.

"Sebelumnya kami juga melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan melalui 2 alamat rumahnya dan bantuan pihak TNI," jelasnya.

Namun, Agus Supriatna mangkir terhadap panggilan tersebut. KPK menginformasikan Agus sudah 2 kali tak datang saat diundang menjadi saksi di sidang kasus dugaan korupsi helikopter AW-101 pada 21 dan 28 November.

"Namun saksi ini tetap tidak taat hukum dan mangkir dari panggilan pengadilan," sebut Ali.

Pihak Agus Supriatna Tolak Panggilan

Selain itu, Ali menjelaskan bahwa pihak KPK juga telah melayangkan surat pemanggilan kepada Agus lewat kantor pengacaranya. Namun, dia menyebut tim kuasa hukum Agus menolak panggilan tersebut.

"Pemanggilan saksi untuk hari ini tersebut kami serahkan ke kantor pengacaranya namun pihak pengacara juga menolak menerima surat tersebut," ucap Ali.

Oleh karena itu, Ali menyayangkan sikap pengacara Agus Supriatna. Menurutnya, semestinya pengacara Agus turut memperlancar proses persidangan.

"Hal tersebut sangat disayangkan karena sebagai penegak hukum semestinya turut memperlancar proses pemeriksaan persidangan," tutup Ali.

Simak tanggapan Agus Supriatna di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Moeldoko Soal KSAL Yudo: Semua Kepala Staf Angkatan Disiapkan Jadi Panglima':

[Gambas:Video 20detik]






ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT