Eks KSAU Mangkir Lagi di Sidang AW-101, KPK Lapor ke Panglima TNI

ADVERTISEMENT

Eks KSAU Mangkir Lagi di Sidang AW-101, KPK Lapor ke Panglima TNI

M Hanafi Aryan - detikNews
Senin, 28 Nov 2022 23:11 WIB
Gedung baru KPK
Gedung KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK masih terus berupaya menghadirkan eks Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal (Purn) Agus Supriatna untuk menjadi saksi di persidangan korupsi pengadaan AW-101. Namun, Agus Supriatna masih tetap mangkir.

Hal tersebut terungkap dari pernyataan JPU KPK Arif Suhermanto dalam persidangan korupsi pengadaan AW-101 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (28/11).

"Terus yang Agus Supriatna dan Supriaynto Basuki tidak ada informasi Yang Mulia, tidak ada konfirmasi juga," kata JPU KPK Arif Suhermanto saat ditanya Majelis Hakim dalam persidangan, Senin (28/11/2022).

Dalam kesempatan itu, jaksa juga menjelaskan bahwa dia telah mencari informasi soal keberadaan Agus kepada Dinas TNI dan mendatangi kedua kediaman Agus yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Namun, kedua upaya itu berbuah nihil.

"Kami juga menanyakan pada Dinas TNI, tapi juga tidak ada informasi mengenai keberadaan yang bersangkutan, kami sudah memanggil dua alamat yang di BAP, di dwikora nomor 9 dan di Bogor juga tidak ada di tempat," jelas dia.

Menanggapi hal itu, Deputi Bidang Penindakan KPK Karyoto menyebut sedari awal memang ada ada kendala teknis dalam pemanggilan tersebut. Bahkan, pimpinan KPK telah berkoordinasi dengan Panglima TNI terkait hal ini.

"Terkait persidangan perkara AW-101, memang dari awal banyak kendala secara teknis dan tentunya bahkan kami pimpinan juga sudah berkoordinasi dengan Panglima," kata Karyoto dalam konferensi pers, Senin (28/11/2022).

Namun, Karyoto memastikan bakal melaporkan hal ini kembali ke Panglima TNI jika terus berlarut. Pasalnya, dia menilai Agus masih tetap ingin diperlakukan secara militer meskipun sudah purnawirawan TNI.

"Apabila memang sudah dalam ambang batas tertentu, tentunya akan kami laporkan lagi kepada Panglima. Karena beliau kelihatannya mintanya diperlakukan sebagai militer untuk pemanggilan dan lain lain," tutup Karyoto.

JPU KPK sebelumnya telah meminta bantuan pihak TNI AU untuk menghadirkan eks Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal (Purn) Agus Supriatna menjadi saksi di persidangan. Agus bakal dimintai keterangan soal pengadaan helikopter AW-101.

Sejatinya Agus Supriatna diminta hadir di Tipikor di PN Jakpus pada Senin (21/11). Surat pemanggilan pertama itu dilayangkan ke kediaman Agus di Cibubur dengan bantuan TNI AU.

"Namun saksi ini tidak hadir tanpa keterangan dan untuk itu tim jaksa KPK akan kembali memanggil saksi ini melalui alamat di Trikora Raya Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (23/11/2022).

"Dan KPK kembali meminta bantuan melalui pihak TNI AU," tambah Ali.

Ali mengimbau Agus Supriatna kooperatif atas pemanggilan tersebut. Persidangan selanjutnya dijadwalkan pada Senin (28/11) hari ini. Namun agus kembali tidak datang.

"Saksi tersebut (Agus Supriatna) dipanggil untuk hadir pada sidang tanggal 28 November 2022 di PN Tipikor Jakarta Pusat. Kami mengingatkan baik saksi maupun kuasa hukumnya untuk kooperatif hadir memenuhi panggilan pengadilan karena hal itu merupakan kewajiban hukum saksi," tutup Ali.

(knv/knv)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT