KPK Lelang 14 Barang Bekas Gratifikasi di Surabaya, Apa Saja?

ADVERTISEMENT

KPK Lelang 14 Barang Bekas Gratifikasi di Surabaya, Apa Saja?

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 03 Des 2022 18:20 WIB
Logo, ilustrasi, gedung Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK)
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

KPK bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya melakukan lelang non eksekusi wajib barang bekas gratifikasi. Terdapat 14 barang yang dilelang melalui dua cara, yaitu e-konvensional dan konvensional.

Lelang lewat konvensional diikuti langsung oleh peserta di Alun-Alun Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (2/12/2022). Pejabat Lelang KPNL Surabaya Feri Hidayat menyebut barang gratifikasi itu merupakan barang yang telah dilaporkan sehingga menjadi barang milik negara.

"Ini adalah bentuk kepatuhan terhadap integritas. Uangnya akan diserahkan kepada kas negara seluruhnya sehingga selain Bapak/Ibu membeli barang juga membantu penerimaan negara bukan pajak," kata Feri dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/12/2022).

Peserta yang mengikuti lelang harus mendaftar dan memberikan uang jaminan. Nantinya uang jaminan tersebut akan dikalkulasikan dengan harga penawaran tertinggi untuk dilakukan pelunasan. Sementara bagi peserta yang tidak menang lelang maka uang jaminan akan dikembalikan seluruhnya.

Pada sesi pertama, terdapat 7 barang yang dilelang dengan hasil terjual, di antaranya Tas Wanita Merk Coach Rp 1.300.000; Sepatu Pria Merk Hush Puppies Rp 935.000; Samsung Galaxy 4 classic watch Rp 2.100.000; jam tangan couple merk Alexandre Christie 8653LD dan MD Rp 920.000; dan Parfum The Perfection HMnS Rp 400.000. Sementara Kain Batik Riana Kesuma dan Galaxy Buds Pro tidak dilelang karena tidak ada peserta.

Pada sesi kedua juga ada 7 barang yang dilelang terjual, Kemeja Batik Danar Hadi Rp 1.410.000; Jersey Timnas Indonesia Tahun 2020 Rp 510.000; Parfume ORGSM HMNS Rp 900.000; Handphone Samsung Galaxy Note 20 Rp 9.800.000; Cincin Emas 16K 9,45 gram Rp6 .500.000; dan Jam Tangan Alexandre Christie 9601 MC Rp 2.150.000. Sementara Kain Batik Merk Riana Kesuma tidak dilelang karena tidak ada peserta.

Lebih lanjut, Feri mengatakan seluruh pemenang lelang hari ini wajib melakukan pelunasan pembayaran melalui mekanisme yang berlaku maksimal lima hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Tentunya, lelang kali ini merupakan langkah KPK dalam melakukan pemulihan aset bagi keuangan negara.

Lelang ini dilakukan dalam rangka Road to Hari Antikorupsi Sedunia (Road to Harkodia) di Kota Surabaya, Jawa Timur. Mengambil tema Indonesia Pulih Bersatu Berantas Korupsi, KPK mengajak masyarakat untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk berkolaborasi dalam rangka upaya pemberantasan korupsidiIndonesia

KPK bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya melakukan lelang non eksekusi wajib barang bekas gratifikasi. Terdapat 14 barang yang dilelang melalui dua cara, yaitu e-konvensional dan konvensional.

Lelang lewat konvensional diikuti langsung oleh peserta di Alun-Alun Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (2/12/2022). Pejabat Lelang KPNL Surabaya Feri Hidayat menyebut barang gratifikasi itu merupakan barang yang telah dilaporkan sehingga menjadi barang milik negara.

"Ini adalah bentuk kepatuhan terhadap integritas. Uangnya akan diserahkan kepada kas negara seluruhnya sehingga selain Bapak/Ibu membeli barang juga membantu penerimaan negara bukan pajak," kata Feri dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/12/2022).

Peserta yang mengikuti lelang harus mendaftar dan memberikan uang jaminan. Nantinya uang jaminan tersebut akan dikalkulasikan dengan harga penawaran tertinggi untuk dilakukan pelunasan. Sementara bagi peserta yang tidak menang lelang maka uang jaminan akan dikembalikan seluruhnya.

Pada sesi pertama, terdapat 7 barang yang dilelang dengan hasil terjual, di antaranya Tas Wanita Merk Coach Rp 1.300.000; Sepatu Pria Merk Hush Puppies Rp 935.000; Samsung Galaxy 4 classic watch Rp 2.100.000; jam tangan couple merk Alexandre Christie 8653LD dan MD Rp 920.000; dan Parfum The Perfection HMnS Rp 400.000. Sementara Kain Batik Riana Kesuma dan Galaxy Buds Pro tidak dilelang karena tidak ada peserta.

Pada sesi kedua juga ada 7 barang yang dilelang terjual, Kemeja Batik Danar Hadi Rp 1.410.000; Jersey Timnas Indonesia Tahun 2020 Rp 510.000; Parfume ORGSM HMNS Rp 900.000; Handphone Samsung Galaxy Note 20 Rp 9.800.000; Cincin Emas 16K 9,45 gram Rp 6.500.000; dan Jam Tangan Alexandre Christie 9601 MC Rp 2.150.000. Sementara Kain Batik Merk Riana Kesuma tidak dilelang karena tidak ada peserta.

Lebih lanjut, Feri mengatakan seluruh pemenang lelang hari ini wajib melakukan pelunasan pembayaran melalui mekanisme yang berlaku maksimal lima hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Tentunya, lelang kali ini merupakan langkah KPK dalam melakukan pemulihan aset bagi keuangan negara.

Lelang ini dilakukan dalam rangka Road to Hari Antikorupsi Sedunia (Road to Harkodia) di Kota Surabaya, Jawa Timur. Mengambil tema Indonesia Pulih Bersatu Berantas Korupsi, KPK mengajak masyarakat untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk berkolaborasi dalam rangka upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Simak juga 'KPK Tahan Kakanwil BPN Riau, Tersangka Kasus Pengurusan-Perpanjangan HGU':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT