Waspadai Potensi Tanah Bergerak di 10 Daerah Jaksel-Jaktim saat Hujan Lebat

ADVERTISEMENT

Waspadai Potensi Tanah Bergerak di 10 Daerah Jaksel-Jaktim saat Hujan Lebat

Jabbar Ramdhani - detikNews
Sabtu, 03 Des 2022 17:32 WIB
BPBD DKI Jakarta mengimbau warga di 10 daerah di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan agar mewaspadai potensi pergerakan tanah di Jakarta. (Dok BPBD DKI)
Foto: BPBD DKI Jakarta mengimbau warga di 10 daerah di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan agar mewaspadai potensi pergerakan tanah di Jakarta. (Dok BPBD DKI)
Jakarta -

10 Wilayah di Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Timur (Jaktim) berpotensi mengalami pergerakan tanah. Oleh sebab itu, warga diminta waspada.

Informasi soal potensi tanah bergerak ini telah disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pada Jumat (2/12/2022). Lewat akun resmi Instagramnya, @bpbddkijakarta, BPBD DKI Jakarta menerangkan daerah-daerah yang dimaksud.

Berikut daftar daerahnya:

Jakarta Selatan
- Kecamatan Cilandak,
- Jagakarsa,
- Kebayoran Baru,
- Kebayoran Lama,
- Mampang Prapatan,
- Pancoran,
- Pasar Minggu, dan
- Pesanggrahan.

Jakarta Timur
- Kecamatan Kramat Jati, dan
- Pasar Rebo.

BPBD DKI Jakarta juga menngimbau lurah serta camat setempat untuk mengantisipasi potensi pergerakan tanah ini saat curah hujan di atas normal.

"Kepada lurah, camat, dan masyarakat diimbau untuk tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah pada saat curah hujan di atas normal," demikian imbau BPBD DKI Jakarta melalui akun resmi Instagramnya.

BPBD DKI Jakarta menyampaikan potensi pergerakan tanah tersebut pada bulan ini. Data terkait pergerakan tanah itu disusun berdasarkan tumpang susun antara peta zona kerentanan gerakan tanah dan peta prakiraan curah hujan.

Imbauan BPBD DKI Jakarta ini disampaikan dengan judul 'Info Prakiraan Wilayah Potensi Terjadi Gerakan Tanah di Wilayah DKI Jakarta Bulan Desember 2022'.

"Prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah disusun berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari BMKG," tulis BPBD DKI Jakarta.

BPBD DKI Jakarta juga memperoleh informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait beberapa daerah di Provinsi DKI Jakarta berada di Zona Menengah.

Dijelaskan bahwa pada Zona Menengah dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal. Hal ini terjadi terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan. Sedangkan pada Zona Tinggi, gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

Simak juga 'BMKG Rekomendasikan Sebagian Wilayah Cugenang & Pacet Tak Dihuni':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT