Pengacara Klaim Eliezer Jujur soal Ada Wanita Nangis Keluar dari Rumah Sambo

ADVERTISEMENT

Pengacara Klaim Eliezer Jujur soal Ada Wanita Nangis Keluar dari Rumah Sambo

Wildan Noviansah - detikNews
Sabtu, 03 Des 2022 14:32 WIB
Bharada Richard Eliezer menjalani sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (31/10/2022). Asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo, Susi dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan tersebut.
Eliezer dan pengacaranya (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Pengacara Bharada Richard Eliezer alias Bharada E, Ronny Talapessy, mengklaim kesaksian kliennya soal wanita menangis keluar dari rumah Sambo adalah ucapan jujur. Dia menyebut keterangan itu tak muncul tiba-tiba.

"Keterangan Richard itu semua sudah diberikan kepada LPSK, termasuk soal yang muncul dalam persidangan. Artinya, keterangan itu bukan karangan karena LPSK sudah melakukan asesmen atas keterangan Richard itu," kata Ronny kepada wartawan, Sabtu (2/12/2022).

Ronny mengatakan Eliezer tak boleh berbohong dalam persidangan. Jika hal tersebut terjadi, posisi Eliezer sebagai justice collaborator (JC) LPSK akan dicabut.

"Karena statusnya sebagai JC, Richard harus konsisten menyampaikan keterangan serta sebenar-benarnya atas perkara ini. Karena, bila sekali Richard ketahuan berbohong, ada risiko status JC-nya akan dicabut," kata dia.

"Disebutkan salah satu pimpinan LPSK bahwa keterangan Richard soal wanita itu sudah pernah disampaikan ketika memeriksa Richard sebelum memutuskan status JC-nya," imbuhnya.

Ronny mengatakan pihak Ferdy Sambo lebih baik menyiapkan pembelaan yang benar. Ronny mengatakan persidangan akan mengungkap pihak mana yang berbohong.

"Saran saya ke lawyer-nya FS dan PC, berilah pembelaan yang benar dan sesuai fakta persidangan. Jujurlah, kasihan klien Anda. Nggak usah panik kan fakta-fakta persidangan sudah mulai terungkap. Siapa yang bohong, siapa yang buat skenario, yang merusak TKP, terus mengarahkan saksi-saksi untuk berbohong," ujarnya.

Sebelumnya, Bharada Richard Eliezer juga berbicara soal momen wanita misterius yang menangis di rumah Ferdy Sambo di Jalan Bangka, Jakarta Selatan, ketika Sambo dan Putri Candrawathi di rumah. Momen wanita misterius di rumah Bangka itu terjadi pada Juni lalu.

Eliezer mengatakan, saat itu Putri lebih dulu tiba di rumah Bangka dengan wajah marah. Kemudian, katanya, Ferdy Sambo tiba juga dengan wajah marah. Setelah itu, ada rekan Sambo yang dipanggil Koh Erben datang ke rumah tersebut.

Tidak diketahui, wanita ini datang bersama Koh Erben atau seperti apa. Sebab, saat Koh Erben datang, Eliezer sedang berada di bagian belakang rumah.

"Tiba-tiba almarhum bilang sama Mateus 'Tidak ada selain kami berdua', maksudnya Yosua dan Mateus yang ada di dalam area rumah kediaman Bangka, semua nunggu di luar," kata Eliezer di PN Jaksel.

Eliezer menyebut dia berjaga di depan rumah bersama Farhan dan Alfons. Kemudian, katanya, ada Romer, Sadam dan sejumlah asisten rumah tangga (ART) Sambo di bagian belakang rumah Bangka.

Dia tak menjelaskan apa yang terjadi di dalam rumah. Namun, katanya, ada wanita yang keluar dari rumah Sambo.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan Video 'Eliezer Sebelum-Sesudah Yosua Tewas: Takut, Berdoa-Mimpi Yosua':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT