Kabur ke Bali, 2 Buron Interpol Bangun Bisnis Vila hingga Marketplace

ADVERTISEMENT

Kabur ke Bali, 2 Buron Interpol Bangun Bisnis Vila hingga Marketplace

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 18:40 WIB
Cyril Stiak, buronan interpol asal Ceko ditangkap di Bali.
Cyril Stiak, buron Interpol asal Ceko, ditangkap di Bali. (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

WN Republik Ceko Cyril Stiak dan WN Slovakia Stefan Durina, buron Interpol berstatus red notice, ditangkap di Bali. Keduanya diburu atas kasus pengemplangan pajak yang merugikan Republik Ceko senilai miliaran rupiah.

Cyril Stiak diketahui masuk ke Indonesia melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai sejak 14 Juni 2019. Sejak saat itu, Cyril Stiak menyewa satu rumah di Jl Ratna Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali.

Tujuan Cyril Stiak ke Indonesia adalah memulai bisnis di Indonesia di bidang pengelolaan vila. Ia diketahui mengelola vila di wilayah Pantai Karma, Kuta Selatan, yang bernama Kusuma Cliff.

Cyril Stiak, buronan interpol asal Ceko ditangkap di Bali.Cyril Stiak, buron interpol asal Ceko, ditangkap di Bali. (Foto: Dok. Istimewa)

"Kegiatan sehari-hari Cyril Stiak melakukan kontrol dan pembersihan, serta renovasi vila dan melayani tamu yang menyewa Vila Kusuma Cliff," ujar Kadiv Hubinter Polri Irjen Krishna Murti saat dihubungi detikcom, Kamis (1/12/2022).

Di wilayah tersebut, Cyril Stiak bersosialisasi dengan masyarakat sekitar. Cyril Stiak dikenal oleh masyarakat lingkungan sekitar karena aktif mengikuti kegiatan acara adat masyarakat setempat.

"Yang bersangkutan selalu ikut dalam kegiatan acara adat dan sering memberikan donasi, sehingga dia dikenal di lingkungan Pantai Karma," kata Krishna Murti.

Cyril Stiak ditangkap di kontrakan di Kuta Utara, Badung, Bali, pada Rabu (30/11/2022) dini hari.

Baca di halaman selanjutnya, tujuan Stefan Durina ke Bali...

Simak juga Video: Masuk Buronan Interpol, Ratu Kecantikan Myanmar 2020 Tertahan di Thailand

[Gambas:Video 20detik]






ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT