Beda Bharada E dengan Pengacara Sambo soal Yosua Ajudan Putri

ADVERTISEMENT

Beda Bharada E dengan Pengacara Sambo soal Yosua Ajudan Putri

Wilda Hayatun Nufus, Wildan Noviansah - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 17:41 WIB
Rangkuman Kasus Brigadir J: Awal Mula hingga Sidang Berjalan
Foto: Istimewa
Jakarta -

Status Brigadir N Yosua Hutabarat di rumah Ferdy Sambo menjadi polemik. Ada dua perbedaan pendapat antara Bharada Richard Eliezer dan pengacara Sambo terkait status Yosua.

Eliezer mengatakan status Yosua di rumah Sambo adalah ajudan istri Sambo, Putri Candrawathi. Sedangkan pengacara Sambo, Arman Hanis, mengatakan Yosua adalah ajudan yang melekat dengan kliennya, Ferdy Sambo.

Berikut Pernyataan Richard Eliezer:

"Kami 4 orang gabung di Brimob, Romer, Sadam, akhir November korban sudah ajudan ibu di Saguling, jadi kami masuk kami tahu dia ajudan ibu," kata Eliezer saat bersaksi di sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua dengan terdakwa Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/11).

Eliezer menyebut hanya Yosua yang menjadi ajudan Putri Candrawathi. Ajudan yang lainnya itu adalah ajudan Ferdy Sambo.

"Selain Yosua, ajudan ibu siapa?" tanya hakim.

"Tidak ada," kata Eliezer.

Eliezer pun menyebut hubungan Sambo dengan Yosua sangat baik. Dia menyebut keduanya tidak pernah ada masalah.

"Sepanjang Saudara ketahui, bagaimana hubungan FS dan korban?" tanya hakim.

"Baik, Yang Mulia. Saya tidak pernah melihat permasalahan," jawab Eliezer.

Sedangkan versi Arman Hanis sebagai berikut:

Arman menegaskan Yosua adalah ajudan Sambo. Menurutnya, Yosua diperbantukan untuk mengurusi keperluan rumah di Jakarta, termasuk mengantar Putri dan anak-anak Sambo.

"Yosua adalah ADC Pak Ferdy Sambo yang ditugaskan untuk membantu keperluan di rumah Jakarta termasuk mengantar Ibu PC dan anak-anak beliau, keterangan Richard sangat jelas tidak benar," kata Arman saat dikonfirmasi, Rabu (30/11).

Arman mengatakan bahwa keterangan Richard bertentangan dengan saksi lain. Dia menyinggung seorang justice collaborator (JC) seharusnya jujur.

"Itu karangan dan keterangan RE bertentangan dengan keterangan saksi-saksi lain dan bukti video yang pernah ditayangkan di sidang. Ingat, harusnya JC jujur di sidang, tidak mengarang cerita, apalagi berbohong," ujarnya.

Selanjutnya, Arman turut menyertai foto di kala Yosua mendampingi Sambo di salah satu kegiatan. Yosua pada foto itu terlihat mengenakan kemeja putih dan celana berwarna cokelat.

"Ini salah satu bukti foto keterangan RE tidak benar, Yosua mendampingi Pak Ferdy Sambo dalam kegiatan beliau," tegas Arman.

Simak juga video 'Sederet Kejanggalan Kasus Pembunuhan Brigadir J Diungkap Timsus Polri':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT