PGRI Pandeglang Minta Maaf Usai Viral Aksi Joget Sambil Sawer Biduan

ADVERTISEMENT

PGRI Pandeglang Minta Maaf Usai Viral Aksi Joget Sambil Sawer Biduan

Aris Rivaldo - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 12:04 WIB
Aksi para guru berjoget-joget sambil menyawer biduan dalam acara HUT PGRI di Pandeglang ramai dikecam. PGRI buka suara. (Tangkapan layar video viral)
Aksi para guru berjoget-joget sambil menyawer biduan dalam acara HUT PGRI di Pandeglang ramai dikecam. PGRI buka suara. (Tangkapan Layar Video Viral)
Pandeglang -

Pengurus persatuan guru republik Indonesia (PGRI) Pandeglang menyampaikan permohonan maaf terbuka usai video joged dan sawer biduan viral di media sosial. Permohonan maaf disampaikan langsung oleh pengurus PGRI.

Dari video yang diterima, Kamis (1/12/2022), para pengurus PGRI Pandeglang mengakui kesalahan atas kejadian pada acara HUT PGRI ke-77 dan hari guru nasional (HGN) 2022. Permohonan maaf itu disampaikan oleh sekretaris umum PGRI Pandeglang, Sobari.

"Kami atas nama panitia ulang tahun PGRI ke 77, dan hari guru nasional (HGN) 2022 juga atas nama pengurus PGRI Kabupaten Pandeglang dengan ini menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat atau netizen atas beredarnya video saweran artis pada acara puncak hari ulang tahun PGRI ke-77 tingkat Kabupaten Pandeglang," katanya.

"Yang tentunya membuat suatu perasaan keluarga besar PGRI Kabupaten Pandeglang serta netizen merasa tidak nyaman atau ketersinggungan. Demikian permohonan maaf ini kami sampaikan," tambahnya.

Permohonan maaf juga disampaikan oleh Ketua Koperasi Sabar Subur Pandeglang Endang Suhendar. Dia menyampaikan permohonan maaf apabila ada masyarakat yang tersinggung atas video dia yang joget dan sawer biduan pada acara tersebut.

"Saya Endang Suhendar pemilik koperasi sahabat subur Pandeglang menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, dan netizen, terutama keluarga besar PGRI Kabupaten Pandeglang atas beredarnya video saweran artis yang dilakukan oleh saya yang mengenakan batik PGRI," katanya.

"Sekali lagi saya mohon maaf bila peristiwa tersebut membuat tersinggung masyarakat dan netizen terutama keluarga besar PGRI Kabupaten Pandeglang. Demikian permohonan maaf ini saya sampaikan," tambahnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang meminta pengurus PGRI Pandeglang melakukan permohonan maaf terbuka kepada publik. Sekretaris Dindikpora Pandeglang Sutoto menilai aksi sawer biduan tersebut tidak layak dipertontonkan oleh seorang guru.

Sutoto mengatakan seorang guru seharusnya memberikan contoh yang baik. Ia juga meminta pengurus PGRI Pandeglang melakukan permohonan maaf secara terbuka kepada publik.

"Dia (pengurus PGRI) membuat permintaan maaf kepada publik, atas yang dipertontonkan acara yang diselenggarakan. Bahwa sampai akhirnya ada saweran seperti itu," katanya.

Simak juga 'Heboh Kades di Bogor Sawer Biduan Pakai Uang Segepok':

[Gambas:Video 20detik]

(idn/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT