Fakta Baru Keluarga Kalideres dari soal Ritual hingga Mantra

ADVERTISEMENT

Fakta Baru Keluarga Kalideres dari soal Ritual hingga Mantra

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 07:48 WIB
Rumah sekeluarga tewas mengering di Kalideres, jakarta Barat, terkunci rapat.
Rumah sekeluarga tewas 'mengering' di Kalideres, jakarta Barat, terkunci rapat. (Rumondang Naibahp/detikcom)
Jakarta -

Polisi kembali mengungkapkan sejumlah fakta baru terkait kematian keluarga Kalideres. Temuan baru itu mulai dari ritual hingga mantra-mantra yang ditemukan dalam rumah di Kalideres, Jakarta Barat tersebut.

Sebelumnya, polisi mengungkapkan adanya temuan lilin, kapur barus, hingga bedak di rumah tersebut. Fakta lain yang terungkap adalah sekeluarga Kalideres ini menjual barang-barang miliknya.

Dari penyelidikan bersama tim ahli, polisi mengungkapkan kecil kemungkinan adanya pidana di kasus kematian keluarga ini. Meski demikian, saat ini polisi belum menyimpulkan apa penyebab dan motif kematian sekeluarga tersebut.

Berikut ini beberapa fakta baru terkait keluarga Kalideres yang dirangkum pada Kamis (1/12/2022).

Tulisan Mantra di Lembaran Kain

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengungkap temuan adanya mantra di rumah keluarga Kalideres. Hanya saja, belum ada penjelasan seperti apa tulisan mantra itu dan apa isinya.

"Ditemukan juga buku-buku lintas agama serta mantra dan kemenyan," kata Hengki Haryadi dalam keterangannya, Rabu (30/11).

"(Mantra ditemukan) di kain, ada beberapa. Diduga mantra," imbuhnya.

Hengki mengaku saat ini penyidik terus mendalami bukti yang mulai tersusun dalam penyelidikan tewasnya satu keluarga di Kalideres. Penyidik tengah fokus menyelidiki kaitan buku mantra dengan bukti-bukti lain yang ditemukan di lokasi.

"Kami akan mengundang ahli sosiologi agama untuk melakukan analisa lebih lanjut terhadap tulisan yang ada di dalam buku serta hubungannya dengan temuan jejak benda-benda di TKP," ucap Hengki.

Ritual Keluarga Kalideres

Polisi mengungkap adanya kecenderungan anggota keluarga Kalideres positif melakukan sebuah ritual tertentu. Polisi masih mendalami keterkaitan ritual yang dilakukan Budyanto Gunawan (68) ini dengan motif kematian keluarga Kalideres.

"Adanya fakta bahwa kecenderungan ritual tertentu apakah ini menentukan motif, ini akan kami dalami lagi," kata Hengki Harydi.

Penyelidikan kasus keluarga Kalideres kini telah memasuki pekan ketiga. Sejauh ini sudah ada 28 saksi yang diperiksa penyidik.

"Kita sudah memeriksa 28 orang saksi, kemudian dari pemeriksaan ini kami temukan keidentikan keterangan saksi-saksi ini dengan barang bukti yang kami temukan di TKP," katanya.

Hengki Haryadi menambahkan keterangan para saksi ini menguatkan adanya aktivitas ritual yang aktif dilakukan oleh Budyanto Gunawan.

"Jadi secara deduktif dan induktif ada keidentikan di mana hasil sementara dari penyelidikan kami khususnya terhadap pemeriksaan orang-orang terdekat korban ini menyatakan salah satu dari anggota keluarga atas nama Budyanto cenderung dominan dan memiliki sikap yang positif terhadap ritual-ritual tertentu," tutur Hengki Haryadi.


Baca selengkapnya di halaman selanjutnya.....

Simak Video 'Saksi Mata: Misteri Kematian Satu Keluarga di Kalideres':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT