Tanda Tanya Wanita Nangis di Rumah Sambo yang Muncul Tiba-tiba

ADVERTISEMENT

Tanda Tanya Wanita Nangis di Rumah Sambo yang Muncul Tiba-tiba

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 06:32 WIB
PN Jaksel menggelar sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat dengan terdakwa Bharada Eliezer, Selasa (25/10/2022). Keluarga mendiang Yosua dan pengacara dihadirkan sebagai saksi.
Foto: Eliezer (Fajar Briantomo/detik)
Jakarta -

Kemunculan wanita menangis di rumah Ferdy Sambo menjadi tanda tanya. Keberadaan wanita tersebut diungkap oleh Bharada Richard Eliezer.

Cerita wanita menangis di rumah Ferdy Sambo itu disampaikan Eliezer dalam sidang lanjutan terdakwa Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf, Rabu (30/11/2022). Eliezer awalnya ditanya majelis hakim apakah Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo pernah terlibat pertengkaran, Eliezer kemudian menceritakan momen bulan Juni lalu.

Eliezer adalah ajudan Sambo yang berjaga di rumah Saguling, tempat Putri tinggal. Sedangkan Brigadir N Yosua Hutabarat adalah ajudan Putri yang melekat.

Ceritanya, saat itu Eliezer dan asisten rumah tangga (ART) bernama Matius dipanggil oleh Putri. Keduanya diajak Putri pergi bersama Yosua, Matius diajak masuk ke dalam mobil yang isinya Putri dan Yosua, sedangkan Eliezer diminta mengendarai mobil sendiri dan mengawal mobil Putri dari belakang.

"Kami jalan ke arah Kemang, tapi belum ke kediaman. Jadi itu biasanya kita komunikasi lewat HT. Saya sempat tanya beberapa kali ke almarhum Yosua 'bang izin ini mau ke mana', 'udah Cad ikut aja dulu' kata dia. Itu perjalanan ada muter-muter di daerah Kemang, saya tidak tahu ini mau ke mana. Akhirnya kita balik ke kediaman Bangka, kita singgah di kediaman Bangka," ucap Eliezer saat bersaksi.

Mereka berhenti di rumah milik Putri dan Sambo di Jalan Bangka, Jakarta Selatan. Setibanya di sana, Putri memasang wajah marah. Setengah jam kemudian Sambo juga tiba di sana dengan wajah marah sama seperti Putri.

"Ibu turun, saya lihat kondisi ibu marah, saya nggak berani tanya," katanya.

"Setengah jam kemudian Pak FS (Ferdy Sambo) pulang sama Bang Romer, Sadam, pulang mereka. Biasanya kami sambut depan, FS masuk dia juga kayak marah-marah juga, langsung masuk ke rumah," papar Eliezer.

Setelah Putri dan Sambo berada di dalam rumah, Brigadir Yosua memerintahkan Eliezer untuk berjaga dan menyampaikan bahwa akan ada tamu bernama Koh Erben, rekan Sambo akan datang.

Namun, saat Koh Erben tiba, Eliezer tidak sedang berada di depan. Dia saat itu ke belakang rumah, jadi dia tidak mengetahui Koh Erben datang dengan siapa. Eliezer menyebut tiba-tiba Yosua memerintahkan agar Eliezer dan ajudan lain tidak berada di dalam rumah.

"Itu saya lagi di belakang, jadi saya nggak tahu Pak Erben datang sama siapa. Tiba-tiba almarhum (Yosua) bilang sama Matius 'tidak ada selain kami berdua, maksudnya Yosua dan Matius yang ada di dalam area rumah kediaman Bangka, semua nunggu di luar'," ucap Eliezer.

Mengikuti perintah Yosua, Eliezer bersama Alfons dan Farhan berjaga di luar pagar. Kemudian sisanya yakni Romer, Sadam dan Somad serta ART Sambo berjaga di belakang rumah.

"Kita nggak tahu ada kejadian apa di dalam," katanya.

Simak Video 'Kesaksian Eliezer: Wanita Nangis di Rumah Sambo-Doa Sebelum Tembak Yosua':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT