Pihak Yosua Duga Wanita Nangis di Rumah Bangka Dekat dengan Sambo

ADVERTISEMENT

Pihak Yosua Duga Wanita Nangis di Rumah Bangka Dekat dengan Sambo

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 05:34 WIB
Pengacara keluarga Brigadir J, Yonathan Baskoro (dok. pribadi)
Foto: Pengacara keluarga Brigadir J, Yonathan Baskoro (dok. pribadi)
Jakarta -

Bharada Richard Eliezer (Bharada E) mengungkap adanya momen di mana terdapat sosok wanita misterius di rumah Bangka milik Ferdy Sambo. Pengacara Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) menduga wanita tersebut memiliki kedekatan dengan Sambo.

"Untuk hal tersebut kita juga tidak tahu pasti, namun kami menduga sosok wanita tersebut memiliki kedekatan dengan Ferdy Sambo. Karena bagaimana bisa seorang wanita ke rumah seorang Jenderal secara sembarangan?" kata pengacara Yosua, Yonathan Baskoro saat dihubungi, Rabu (30/11/2022).

Yosua mempersilakan publik menilai atas pernyataan Eliezer tersebut. Dia menduga bahwa momen itu merupakan masalah yang besar di keluarga Sambo.

"Publik mungkin bisa melihat secara sederhana bagaimana jika ada sepasang suami istri yang terlihat marah-marah, kemudian ternyata disitu ada pihak lain yakni seorang wanita yang tiba-tiba menangis dan keluar dari rumah seorang suami yang sudah beristri," katanya.

"Artinya pasti ada suatu masalah besar. Nah, untuk masalahnya itu sendiri, hanya mereka bertiga dan Tuhan yang tahu," tambahnya.

Sebelumnya, Bharada Richard Eliezer mengungkapkan momen sosok wanita misterius yang menangis di rumah Ferdy Sambo di Bangka, Jakarta Selatan, ketika Sambo dan Putri Candrawathi di rumah. Eliezer mengatakan sejak kejadian wanita menangis itu Sambo lebih sering tinggal di rumah Saguling tempat Putri dan anaknya tinggal.

Momen wanita misterius di rumah Bangka itu terjadi pada Juni lalu. Eliezer mengatakan saat itu Putri dulu lebih tiba di rumah Bangka dengan wajah marah, kemudian disusul Ferdy Sambo tiba juga dengan wajah marah. Setelah itu, ada rekan Sambo yang dipanggil Koh Erben datang ke rumah tersebut.

Tidak diketahui, wanita ini datang bersama Koh Erben atau seperti apa. Sebab, saat Koh Erben datang, Eliezer sedang ke belakang rumah.

"Tiba-tiba almarhum bilang sama Mateus 'tidak ada selain kami berdua, maksudnya Yosua dan Mateus yang ada di dalam area rumah kediaman Bangka, semua nunggu di luar'," kata Eliezer di PN Jaksel, Rabu (30/11).

Eliezer menyebut dia berjaga di depan rumah bersama Farhan dan Alfons. Kemudian di belakang ada Romer, Sadam, dan sejumlah asisten rumah tangga (ART) Sambo di rumah Bangka.

Tidak diketahui apa yang terjadi di dalam. Namun, sekitar dua jam kemudian ada wanita yang keluar dari rumah Sambo. Eliezer mengaku tidak pernah sama sekali melihat wanita itu. Wanita itu keluar rumah dalam kondisi menangis.

"Sekitar satu jam, dua jam, baru tiba-tiba ada orang keluar dari rumah. Pagar kami tutup, dia ketuk dari dalam rumah. Saya bilang Alfons 'ada orang keluar', dia buka pintu, tiba-tiba ada perempuan. Saya tidak kenal dia, nangis dia, baru ini (saya lihat), siapa ya?, karena saya nggak ada waktu dia datang. Saya lihat di di dalam ada pak Erben juga di depan rumah," ucap Eliezer.

Saat itu wanita yang tidak diketahui Eliezer itu mencari drivernya. Setelah bertemu dengan drivernya, wanita itu langsung meninggalkan rumah Bangka.

"Perempuan itu bilang nanya driver dia di mana. Saya lari ke samping panggil drivernya, mobil Pajero hitam, baru drivernya datang, perempuan itu naik langsung pulang,"ungkapnya.

Simak Video 'Kesaksian Eliezer: Wanita Nangis di Rumah Sambo-Doa Sebelum Tembak Yosua':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/mae)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT