KPK Awasi Distribusi Bantuan Gempa Cianjur: Agar Tak Ada Korupsi

ADVERTISEMENT

KPK Awasi Distribusi Bantuan Gempa Cianjur: Agar Tak Ada Korupsi

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Rabu, 30 Nov 2022 17:47 WIB
The view of Sarampad village after hit by M 5.6 earthquake in Cianjur, West Java province, on Wednesday, November 23, 2022. The M 5.6 earthquake shook some areas in Cianjur city, on Monday, Nov 21, which was felt in the capital city of Jakarta, and other areas such as Tangerang, Bekasi, Bogor, and Depok, caused at least more than 250 fatalities, and hundreds others were injured, as well as damaging buildings and infrastructure. (Photo by Aditya Irawan/NurPhoto via Getty Images)
Dampak gempa Cianjur (Aditya Irawan/NurPhoto/Getty Images)
Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi pendistribusian bantuan terhadap korban gempa Cianjur, Jawa Barat. Sebab, pembagian bantuan itu dianggap rawan praktik tindak pidana korupsi.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Korpri KPK Cahya H Harefa saat menyerahkan donasi bantuan gempa di Cianjur. Dia mengatakan KPK turut mengawasi agar pemberian bantuan itu tepat sasaran kepada seluruh korban.

"Memberikan perhatian terhadap pendistribusian donasi bagi para korban bencana secara keseluruhan agar tepat sasaran dan tidak terjadi praktik-praktik tindak pidana korupsi," kata Cahya H Harefa dalam keterangannya, Rabu (30/11/2022).

Dia mengatakan KPK juga sempat menangani perkara tindak pidana korupsi dengan modus pengelolaan dana bantuan. Oleh sebab itu, kedatangannya ke Cianjur merupakan bentuk pengawasan dan atensi dalam menyalurkan bantuan.

"Dari histori penanganan perkara oleh KPK, pengelolaan dana bantuan kebencanaan menjadi salah satu modus tindak pidana korupsi para pihak yang menyalahgunakan kewenangannya," ucap dia.

"Kami tidak ingin hal ini terjadi, oleh karena itu KPK juga memberikan atensi dalam pendistribusian donasi bencana Cianjur ini," tambahnya.

Dia memastikan lewat Kedeputian Koordinasi Supervisi (Korsup) dan Kedeputian Pencegahan dan Monitoring, pihaknya bakal terus menerus untuk mendampingi Pemerintah Daerah Cianjur, baik dalam proses mitigasi maupun pencegahan risiko korupsi.

"KPK melalui Kedeputian Koordinasi Supervisi serta Kedeputian Pencegahan dan Monitoring, secara kontinyu akan melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah Cianjur untuk memitigasi dan mencegah terjadinya risiko korupsi tersebut," ucap Cahya.

Dalam kesempatan itu, Cahya mewakili KPK menyampaikan rasa belasungkawa terhadap korban gempa Cianjur. Dia memaparkan sejumlah bantuan berupa uang tunai maupun barang yang diperlukan oleh para pengungsi.

"Mewakili insan KPK, kami menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam kepada para korban bencana. Dalam kesempatan ini kami juga ingin menyampaikan donasi semoga bisa membantu para korban yang terdampak bencana ini," tutup dia.

Donasi yang disampaikan tersebut, imbuh Cahya, merupakan penggalangan dari para insan KPK, yakni pimpinan, dewan pengawas, dan pegawai. Baik dalam bentuk uang tunai maupun barang, seperti makanan dan minuman, pakaian, perlengkapan bayi dan anak-anak, peralatan ibadah, perlengkapan mandi, tikar, selimut, dan tenda.

Lihat juga Video: Tenda Pengungsi Gempa Cianjur Bocor Usai Label Dicopot Ormas

[Gambas:Video 20detik]




(lir/lir)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT