Bima Arya Semprot Disdik Bogor Buntut Ruang SD di Bantarjati Ambruk

ADVERTISEMENT

Bima Arya Semprot Disdik Bogor Buntut Ruang SD di Bantarjati Ambruk

Muchamad Sholihin - detikNews
Rabu, 30 Nov 2022 14:08 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau langsung kondisi ruang kelas ambruk di SDN Bantarjati Kota Bogor.
Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau langsung kondisi ruang kelas ambruk di SDN Bantarjati Kota Bogor. (Muchamad Sholihin/detikcom)
Jakarta -

Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau ruang kelas yang mengalami atap ambruk di SDN Bantarjati Kota Bogor, Jawa Barat. Bima menyebut ruang kelas ambruk karena Dinas Pendidikan Kota Bogor lalai dan telat merespons aduan dari sekolah.

"Laporan itu kan bulan Oktober dan itu sudah dikosongkan. Mereka, Disdik juga telat menindaklanjuti itu. Harusnya gerak cepat, gerak cepat, lebih cepat lagi," kata Bima Arya di SDN Bantarjati 9, Rabu (30/11/2022).

"Berapa bulan Bu sejak dilaporkan sampai kemudian kejadian? Dua bulan itu sudah lama (masa pelaporan)," ujar Bima.

"Kalau pendidikan itu masalahnya masalah nyawa, jadi begitu masuk laporan, ya di sini harus inovasi. Nanti nggak bisa pakai ini (laporan tertulis). Disdik harus buat aplikasi langsung, jadi begitu ada persoalan, difoto atau apa, jadi langsung dari online kita tahu kondisinya seperti apa," beber Bima.

"Saya akan evaluasi besar-besaran di Disdik, saya tidak mau lagi ada ruang sekolah yang ambruk, karena ini masalah nyawa," tambahnya.

Bima meminta Disdik Kota Bogor merespons cepat setiap aduan sekolah rusak dan memeriksa setiap bangunan sekolah, khususnya SDN Bantarjati 9 yang tidak direnovasi ulang sejak 2004. Bima berharap tidak ada lagi bangunan sekolah ambruk karena kelalaian dari pihak Disdik.

"Saya tidak mau lagi ada laporan kelas ambruk karena kelalaian dari Disdik, saya akan evaluasi Disdik secara keseluruhan kabid-kabidnya, terutama karena Kabid yang langsung bertanggung jawab kepada fisik (sekolah). Kalau tidak mampu ya nggak usah jadi Kabid, kalau nggak mampu turun ke bawah, nggak usah jadi Kabid," cetus Bima.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT