Termasuk Bantarjati, 116 dari 209 SD di Kota Bogor Rusak

ADVERTISEMENT

Termasuk Bantarjati, 116 dari 209 SD di Kota Bogor Rusak

Muchamad Sholihin - detikNews
Jumat, 25 Nov 2022 18:04 WIB
Atap ruang kelas SDN Bantarjati 9 Bogor ambruk
Ruang kelas SD Bantarjati 9 yang rusak (M Solihin/detikcom)
Bogor -

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor mengungkap 116 bangunan sekolah dasar (SD) dari total 209 SD di Kota Bogor rusak. Dari 116 bangunan SD yang rusak, ada 44 SD yang jadi target perbaikan pada 2023.

"Jumlah SD ada 209 sekolah, dan yang mengajukan perbaikan (mengalami kerusakan) ada 115 sekolah, ditambah SDN Bantarjati 9 jadi 116 sekolah (yang rusak)," kata Sekretaris Disdik Kota Bogor Dani Rahadian, Jumat (25/11/2022).

"Dari 115 sekolah (yang rusak), ada 43 sekolah yang dianggarkan untuk TA (tahun anggaran) 2023. Untuk SDN Bantarjati 9 tidak mengajukan untuk TA 2023, tetapi sudah kita koordinasikan dengan Bappeda untuk masuk di TA 2023. Jadi total (SD yang diperbaiki) ada 44 sekolah," tambahnya.

Dani menambahkan Disdik Kota Bogor sudah menginformasikan kepada seluruh sekolah di Kota Bogor agar mengajukan proposal perbaikan jika bangunan sekolahnya rusak. Pengaduan atau pengajuan bisa dilakukan melalui aplikasi milik Disdik Kota Bogor.

"Kita sudah menginformasikan ke sekolah-sekolah untuk mengajukan proposal perbaikan TA 2023. Ada aplikasi untuk sarpras (sarana dan prasarana), namanya Singgasana. Pihak sekolah bisa mengadukan kerusakan sekolah di aplikasi itu," tambahnya.

Seperti diketahui sebelumnya, atap ruang kelas SDN Bantarjati 9 Bogor Utara, Bogor, kembali ambruk siang tadi. Ambruknya atap sekolah ini sempat membuat panik guru di SDN Bantarjati, Kota Bogor.

"Jadi ini sebenarnya kejadian kedua. Pada Sabtu lalu itu kan ambruk cuma plafonnya saja sebagian di ruang kelas. Nah, hari ini tadi pukul 12.09 WIB saat bapak-bapak guru di sini sedang salat Jumat, ambruk lagi," kata Plt Kepala SDN Bantarjati 9 Suci Iriyani saat ditemui di lokasi, Jumat (25/11/2022).

"Jadi sekarang ambruk semua, termasuk genting dan kayu-kayu atas. Semuanya ambruk. Kejadian ini tentunya memperparah kerusakan yang kemarin. Ambruk semua atapnya," tambahnya.

Atap ruang kelas yang ambruk, kata Suci, dipastikan tidak merusak dua ruang kelas yang ada di sampingnya. Dua ruang kelas di samping kelas yang ambruk dikosongkan sementara. Para siswa kelas I-A, I-B, dan I-C serta kelas II-A, II-B, dan II-C dipindah ke ruang lain.

Simak juga 'Siswa di Tulungagung Panik saat Air Banjir Masuk Lewat Jendela':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT