Ada JKN, Asisten Rumah Tangga Ini Tak Pusing Pikirkan Biaya Berobat

ADVERTISEMENT

Ada JKN, Asisten Rumah Tangga Ini Tak Pusing Pikirkan Biaya Berobat

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Rabu, 30 Nov 2022 08:48 WIB
BPJS Kesehatan
Foto: dok. BPJS Kesehatan
Jakarta -

BPJS Kesehatan terus berupaya memberikan kepastian jaminan kesehatan bagi masyarakat Indonesia melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Adapun program ini menghadirkan ketenangan bagi peserta saat mengakses pelayanan kesehatan.

Salah satu peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), Nadia Atmi Auzi (22) mengaku adanya Program JKN telah memudahkannya dalam menjaga kesehatan. Sebagai asisten rumah tangga, ia merasa terbantu ketika berobat dengan memanfaatkan Program JKN lantaran tak perlu memikirkan biaya.

"Pekerjaan saya menuntut kondisi tubuh harus bisa prima setiap saat. Terkadang rasanya kayak mau ambruk karena sedemikian capeknya. Beruntung saya punya JKN yang dibiayai pemerintah itu, saya langsung berobat dan langsung istirahat, besoknya sudah kerja lagi. Biaya gratis, hanya bayar parkir saja di Puskesmas," ungkap Nadia dalam keterangan tertulis, Rabu (30/11/2022).

Lebih lanjut, ia menjelaskan selama berobat di Puskesmas dengan menggunakan JKN, ia merasakan kualitas pelayanan kesehatan sudah sangat baik. Bahkan, Nadia menilai para tenaga kesehatan juga profesional dan ramah, serta mengedukasi pasien yang belum mengerti alur pelayanan.

"Waktu itu saya belum begitu mengerti alur pelayanan menggunakan kartu JKN tapi petugas di Puskesmas langsung memberikan arahan dengan jelas. Sebenarnya tidak ribet selama sesuai dengan prosedur yang berlaku. Kalau perkara antrean menurut saya wajar jika antre karena pasien JKN kan banyak. Namun itu semua tidak terasa karena ruang tunggu di Puskesmas juga nyaman. Apalagi sekarang ada inovasi antrean online dari BPJS Kesehatan sehingga ke depan akan baik lagi saya rasa. Semoga bisa mempermudah pasien," katanya.

Dengan berbagai manfaat yang telah dirasakan, Nadia mengaku bersyukur dengan hadirnya Program JKN. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang telah mendaftarkannya ke dalam Program JKN.

"Alhamdulillah sekali, program mulia seperti ini yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Ayo kita dukung dengan terus menebar pengalaman positif kita karena itu barangkali hal yang belum diketahui oleh orang lain hingga akhirnya menganggap peserta BPJS Kesehatan ini-itu padahal tidak sesuai semua. Saya salah satu saksinya bahwa pelayanan yang diterima peserta JKN di fasilitas kesehatan itu sungguh di luar ekspektasi saya," pungkasnya.

(prf/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT