Satpol PP Depok: Menurut Warga, Kos Prostitusi Pernah Digerebek Polisi

ADVERTISEMENT

Satpol PP Depok: Menurut Warga, Kos Prostitusi Pernah Digerebek Polisi

Devi Puspitasari - detikNews
Selasa, 29 Nov 2022 18:31 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi police line (Rachman Haryanto/detikcom)
Depok -

Sebuah indekos di Cilodong, Kota Depok, digerebek Satpol PP Kota Depok karena diduga menjadi sarang prostitusi. Satpol PP Kota Depok mengungkap tempat kos tersebut juga pernah digerebek polisi.

"Kalau Satpol PP baru sekali (menggerebek indekos tersebut), tapi menurut pengamatan, pengakuan dari warga sebelumnya pernah juga digerebek sama polsek," kata Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Depok, Muhammad Fahmi, saat dihubungi detikcom, Selasa (29/11/2022).

Fahmi menegaskan indekos tersebut baru digerebek oleh Satpol PP Kota Depok sekali ini saja. Oleh karena itu, pihaknya baru sebatas memberikan teguran kepada pengelola indekos.

"Makanya ini kita lakukan pembinaan terhadap pemilik kosnya jangan sampai membiarkan begitu. Kemarin kita sudah tegur 'nanti kalau sampai begitu lagi akan kita panggil dan ingatkan', intinya seperti itu," bebernya.

Fahmi mengaku tidak tahu persoalan apa di indekos itu hingga digerebek polisi.

"Itu menurut pengakuan warga ketika saya dateng warga 'iya Pak itu udah pernah digerebek juga', digerebek sama siapa? (Dijawab) 'ya polsek'," jelas Fahmi.

Seorang warga yang meminta namanya diinisialkan PS (28), saat ditemui detikcom di rumahnya, Senin (28/11/2022) malam, juga mengungkap hal yang sama. PS mengatakan indekos tersebut sudah pernah digerebek polisi.

"Udah kedua kalinya polisi gerebek di sini. Paling ini mah cuma sehari doang digerebeknya besok juga kayak gitu lagi," ujar PS.

Menurut LF, pengurus RT/RW sudah sering menegur pemilik indekos, tetapi tak digubris. Penggerebekan di indekos itu juga bukan kali pertama.

"Ini kedua kalinya kegerebek, kalau resah masalah ngekos berantem, selingkuh malah udah sering. Yang narkoba juga ada dulu," akunya.

LF merasa tak nyaman dengan aktivitas di kosan tersebut. Ia berharap lingkungannya aman dan tertib dan jauh dari permasalahan.

"Pengennya sih nyaman, supaya usaha lancar, nggak kayak gini. Rezeki kita juga tersendat bagi lingkungan kita, juga bising sama motor kali malam di bawah jam 1," ungkapnya.

detikcom telah menghubungi pihak kepolisian untuk mengonfirmasi soal penggerebekan tersebut. Namun, hingga berita ini, dimuat belum ada tanggapan dari pihak kepolisian.

Simak juga 'Pembunuhan Brutal Ayah Kandung di Depok':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT