Tersangka Penghina Dewi Perssik Jalani Pemeriksaan Lanjutan di Polres Jaksel

ADVERTISEMENT

Tersangka Penghina Dewi Perssik Jalani Pemeriksaan Lanjutan di Polres Jaksel

Mulia Budi - detikNews
Selasa, 29 Nov 2022 14:08 WIB
Jakarta -

Tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Dewi Perssik, Winarsih, kembali mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan. Winarsih datang untuk diperiksa lanjutan sebagai tersangka.

"Karena kondisi kesehatan klien kami juga, makanya hari ini melanjutkan pemeriksaannya. Yang kemarin kita masih terkait yang kemarin," kata pengacara Winarsih, Stervins kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2022).

Stervins mengatakan pihaknya masih akan mengupayakan mediasi untuk kasus tersebut. Dia menyebut pihaknya juga masih berkomunikasi dengan pihak Dewi Perssik.

"Nanti mungkin (mediasi) bisa sekalian, jadi kita doain aja biar hasilnya bisa jadi baik semualah bisa selesai," ujarnya.

"Terakhir komunikasi (Dewi Perssik) akan hadir, semoga hasilnya bisa baik, doain aja temen-temen," lanjutnya.

Sementara itu, Winarsih maupun suaminya tak banyak bicara. Winarsih mengaku hingga saat ini kondisinya masih kurang sehat.

"Masih sakit," ujar Winarsih.

Winarsih Minta Maaf

Winarsih kembali menyampaikan permintaan maaf setelah ditetapkan sebagai tersangka di kasus penghinaan Dewi Perssik. Ia mengaku menyesal.

"Njaluk sepuro, tulung bukakno pintu sepuro neng Ibu Dewi dan keluarga Ibu Dewi dan keluarga Kota Jember. Aku njaluk sepurone sing akeh atas omongan saya yang kurang ajar, sing bodoh ini, sing kurang ajar iki aku njaluk sepurone sing akeh, tulung bukakno sepurone sing akeh, Ibu Dewi dan keluarga Ibu Dewi. Saya menyesal saya tidak akan ulang lagi seperti ini," ujar Winarsih, Senin (28/11).

Suami Winarsih juga mengutarakan permintaan maafnya. Dia mengaku teledor dalam mendidik sang istri, Winarsih.

"Saya juga selaku suami juga minta maaf atas kesalahan istri saya yang mana atas keteledoran saya dalam mendidik istri akhirnya terjadi seperti ini," ucap suami Winarsih.

(mea/hri)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT