Legislator Soroti Survei Indikator soal Kepercayaan Institusi: Beda Tupoksi

ADVERTISEMENT

Legislator Soroti Survei Indikator soal Kepercayaan Institusi: Beda Tupoksi

Dwi Rahmawati - detikNews
Minggu, 27 Nov 2022 17:43 WIB
Habiburokhman. (dok.istimewa)
Habiburokhman (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Anggota DPR Fraksi Gerindra, Habiburokhman, menyoroti hasil survei Indikator Politik Indonesia yang menyebut TNI sebagai lembaga paling dipercaya rakyat. Ia mengatakan lembaga yang tercantum memiliki tupoksi yang berbeda.

"Menurut saya, ada beberapa hal yang jadi catatan di survei ini, dan juga survei-survei sejenis yang pernah saya baca di media massa. Saya sedikit ingin menguji efektivitas survei terhadap lembaga-lembaga yang memiliki tupoksi berbeda satu sama lain, lalu kita banding-bandingkan," kata Habiburokhman seusai konferensi pers secara virtual, Minggu (27/11/2022).

Habiburokhman melakukan permisalan tugas dari beberapa lembaga. Contohnya, kepolisian yang melaksanakan pekerjaan dari penyelidikan sampai penentuan tersangka.

"Misalnya gini, kepolisian itu kan tadi dikatakan melakukan penyelidikan, penyidikan, lalu penegakan Kamtibmas, penegakan hukum. Kejaksaan beda sekali, dia baru bekerja di ranah penuntutan dan penyidikan hanya di Tipikor," lanjut Habiburokhman.

Tupoksi berbeda juga dilakukan KPK yang menyelesaikan ranah korupsi. Menurutnya, ada lembaga yang kerap kali bersinggungan dengan masyarakat dan tidak.

"KPK apalagi hanya di Tipikor saja sehingga apakah bisa dibandingkan kerja antar-institusi tadi? belum lagi tadi dikatakan TNI (posisi pertama) yang memang hampir tidak bersentuhan dengan kehidupan masyarakat sehari-hari," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis pandangan masyarakat atas kinerja lembaga penegak hukum di kasus besar. Berdasarkan hasil survei, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi institusi yang paling dipercaya.

Survei dilakukan pada 30 Oktober-5 November 2022 dengan melibatkan 1220 responden dari semua provinsi di seluruh Indonesia. Metode survei menggunakan multistage random sampling. Margin of error survei +/- 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyebutkan responden disodorkan pertanyaan 'Tolong sebutkan tingkat kepercayaan Ibu/Bapak terhadap masing-masing lembaga tersebut? Apakah Ibu/Bapak sangat percaya, cukup percaya, kurang percaya, atau tidak percaya sama sekali?'. Hasilnya, lembaga TNI yang paling dipercaya oleh publik.

"Bicara tentang trust, di bulan akhir Oktober hingga awal November kepercayaan publik terhadap lembaga negara, termasuk lembaga penegakan hukum, dan lembaga demokrasi, itu paling tinggi masih dipegang oleh TNI," kata Burhanuddin.

Sementara itu, survei merinci 24,9% responden menjawab sangat percaya, 68% merespons cukup percaya, 5% kurang percaya kepada TNI. Sementara posisi kedua ditempati Presiden dengan perolehan 18,9% suara sangat percaya.

Adapun kepolisian RI berada di urutan kedua dari bawah. Posisi terakhir ditempati partai politik dengan perolehan 3,9 persen suara sangat percaya.

Daftar lembaga yang dipercaya publik. Simak di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT