Survei Indikator: 58,8% Responden Berasumsi Ada Persaingan Tak Sehat di Polri

ADVERTISEMENT

Survei Indikator: 58,8% Responden Berasumsi Ada Persaingan Tak Sehat di Polri

Dwi Rahmawati - detikNews
Minggu, 27 Nov 2022 15:34 WIB
Burhanuddin Muhtadi
Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta -

Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis survei terkait pandangan masyarakat atas kinerja lembaga penegak hukum, termasuk Polri, terkait kasus-kasus besar. Salah satunya survei menyinggung terkait penangkapan kasus narkoba Irjen Teddy Minahasa.

Survei dilakukan pada 30 Oktober-5 November 2022 dengan melibatkan 1220 responden dari seluruh provinsi Indonesia. Metode survei menggunakan multistage random sampling. Margin of error survei +/- 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi membeberkan hasil survei terkait kasus kasus narkoba Irjen Teddy Minahasa. Dia mengatakan 39% responden ternyata tahu dengan kasus tersebut.

"Soal penangkapan Irjen Teddy Minahasa, ini kasus yang belum lama, saya sebagai pelaku atau periset opini publik terus terang cukup kaget ya. Yang mengetahui kasus ini besar sekali 39%, jadi ini beda dengan isu-isi elite yang umum diketahui kecil," kata Burhanuddin Muhtadi dalam konferensi via Zoom, Minggu (27/11/2022).

Burhanuddin menyebutkan ada 39% persen responden yang mengetahui pemberitaan terkait Irjen Teddy Minahasa. Dari mereka yang mengetahui, sebanyak 64,7% berpendapat Kapolri tak pandang bulu menindak bawahannya.

"Kalau ditanyakan dua pendapat, mengatakan bahwa terbongkarnya kasus Irjen Teddy Minahasa menunjukkan Kapolri tidak pandang bulu dalam menindak tegas anggota polisi yang melanggar," katanya.

Sementara, 26,9% menyebut jika penangkapan Irjen Teddy menunjukkan Kapolri salah langkah dalam menentukan jabatan seseorang.

"26,9% mengatakan penangkapan Irjen Teddy Minahasa Putra menunjukkan bahwa Kapolri tidak becus dalam menentukan figur untuk Kapolda Jawa Timur," ungkapnya.

Sementara sebanyak 8,4% memilih tidak menjawab. Menurut Burhanuddin, dari responden yang tahu berita soal kasus Irjen Teddy Minahasa, sebagian berasumsi jika ada persaingan tak sehat di kubu Polri.

"64,7% mayoritas dari yang tahu juga setuju bahwa terbongkarnya kasus ini menunjukkan adanya persaingan antarkelompok dalam tubuh Polri yang tidak sehat, 58,8%," tandasnya.

Simak juga Video: Hasil Survei Voxpol: Anies Tertinggi, Disusul Ganjar dan Prabowo

[Gambas:Video 20detik]




(maa/maa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT