Survei Indikator: BPOM Paling Bertanggung Jawab atas Kasus Gagal Ginjal Akut

ADVERTISEMENT

Survei Indikator: BPOM Paling Bertanggung Jawab atas Kasus Gagal Ginjal Akut

Dwi Rahmawati - detikNews
Minggu, 27 Nov 2022 16:36 WIB
Gedung BPOM, Balitbangkes, dan P2PL
Ilustrasi Gedung BPOM (Firdaus Anwar/detikcom)
Jakarta -

Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil sigi mengenai pandangan masyarakat atas kinerja lembaga penegak hukum di kasus besar. Salah satunya terkait kasus gagal ginjal akut yang mengakibatkan kematian pada anak.

Survei itu dilakukan selama periode 30 Oktober-5 November 2022. Mereka menggunakan metode multistage random sampling melibatkan 1.220 responden.

Adapun margin of error kurang lebih 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Sampel berasal dari semua provinsi yang terdistribusi secara proporsional dengan cara tatap muka.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia (IPI) Burhanudin Muhtadi memaparkan mayoritas responden setuju bahwa BPOM sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas maraknya kasus gagal ginjal akut pada anak.

"Yang paling bertanggung jawab BPOM 38,9%, 31,4% menyalahkan Kemenkes, 19% menyalahkan perusahaan obat, 2,8% menunjuk Presiden Jokowi yang paling bertanggung jawab," kata Burhanudin saat konferensi pers secara virtual, Minggu (27/11/2022).

Burhanudin mengatakan isu gagal ginjal santer terdengar di masyarakat. Berdasarkan survei, sebanyak 74,6% responden mengetahui informasi tersebut.

"Apakah Ibu atau Bapak tahu atau pernah dengar tentang kasus gagal ginjal akut yang menyebabkan kematian ratusan anak di Indonesia?....(%)," tulis kuesioner yang ditanyakan kepada responden.

Dari pertanyaan di atas, sebanyak 74,6% menjawab mengetahui, sedangkan 25,4% membalas tidak tahu. Dari mereka yang mengetahui, sebanyak 44,4% tidak puas dengan kinerja Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Ini buat Pak Jokowi jangan main-main sama isu ini. Ini isu yang populer setelah kasus Sambo, hampir 75% masyarakat tahu. Yang tidak puas mencapai hampir 44% lebih," kata Burhanudin.

Responden ditanyai pertanyaan: 'Apakah Ibu/Bapak sangat puas, cukup puas, kurang puas atau tidak puas sama sekali dengan Kementerian Kesehatan dalam penanganan kasus gagal ginjal akut pada anak tersebut?..... (%). Berikut ini jawabannya:

Sangat puas 2,8%
Cukup puas 47,2%
Kurang puas 39,6%
Tidak puas sama sekali 4,8%
Tidak jawab 5,5%

(fca/fca)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT