Layanan Sewa Sepeda 'Gowes' Terbengkalai, Warga: Cuma Musiman

ADVERTISEMENT

Layanan Sewa Sepeda 'Gowes' Terbengkalai, Warga: Cuma Musiman

Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Sabtu, 26 Nov 2022 11:55 WIB
Pekerja melintas di dekat sepeda
Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Jakarta -

Layanan sewa sepeda digital 'Gowes' menggunakan QR code buatan Pemprov DKI Jakarta saat ini tidak banyak peminatnya. Kini kondisinya rusak dan terbengkalai, salah satunya berada di kawasan Taman Menteng, Jakarta Pusat.

Salah satu warga Jakarta, Dedi (36), mengatakan pernah menggunakan layanan sepeda ini pada awal pandemi COVID-19. Namun kini ia tak tertarik lagi.

"Pernah awal-awal ada Gowes. Cuma sekarang udah nggak pernah," kata Dedi kepada detikcom di Taman Menteng, Jakpus, Sabtu (26/11/2022).

Menurutnya, layanan sewa sepeda Gowes hanya diminati pada saat pandemi COVID-19. Setelah pandemi mereda, ia mengaku kembali lagi menggunakan transportasi umum yang lain.

"Sebenarnya bagus ya ada penyewaan sepeda seperti itu. Cuma hanya musiman. Seperti kemarin waktu pandemi COVID. Banyak orang yang pada beli sepeda mahal-mahal. Setelah COVID mereda, kan sudah jarang orang yang pakai sepeda lagi. Ya memang masih ada seperti komunitas sepeda, mereka pasti rutin bersepeda di jalan. Tapi yang cuma ikut-ikutan, kan sudah nggak pernah lagi sekarang pakai sepeda. Nah menurut saya, ya sama seperti sepeda Gowes ini," tuturnya

"Jadi hanya diminati saat COVID. Setelah itu orang-orang, termasuk saya, ya, sudah beralih ke transportasi umum lagi atau kendaraan pribadi," tambahnya.

Ia mengatakan harga sewa sepeda Gowes terbilang murah. Namun ia menyayangkan karena halte tempat sewa sepeda Gowes masih jauh dari tempat tujuannya, sehingga ia memilih menggunakan transportasi umum yang ada.

"Harganya sih termasuk oke kok, cuma Rp 3.000 atau Rp 5.000 gitu. Itu murah untuk 15 menit. Cuma kendala saya waktu itu, haltenya masih jauh dari tempat tujuan saya, jadi kayak percuma gitu. Terus duit Rp 3.000, ya mending saya naik TransJ sekalian. Lebih cepat," ungkapnya.

Berbeda dengan Dedi, salah seorang warga Jakarta Timur, Seli (30), mengaku belum pernah menggunakan layanan sepeda Gowes. Ia memilih menggunakan kendaraan pribadinya dalam beraktivitas.

"Saya nggak pernah pakai sepeda sewa itu. Karena saya pakai kendaraan pribadi, motor, ke mana-mana," ujar Seli.

Ia juga mengatakan tidak tertarik mencoba penyewaan sepeda Gowes tersebut.

"Nggak (tertarik) juga sih. Biar nggak ribet," pungkasnya.

Simak juga 'DKI Bakal Umumkan UMP 2023 Senin Pekan Depan':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/azh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT