Gedung untuk PKL Kota Tua Jakarta Penuh, Pedagang Merasa Lebih Nyaman

ADVERTISEMENT

Gedung untuk PKL Kota Tua Jakarta Penuh, Pedagang Merasa Lebih Nyaman

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Jumat, 25 Nov 2022 21:01 WIB
Gedung Pos yang jadi lokasi PKL Kota Tua Jakarta, Jumat (25/11/2022).
Gedung Pos yang jadi lokasi PKL Kota Tua Jakarta, Jumat (25/11/2022) (Hanafi/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) telah menyediakan dua tempat khusus untuk pedagang kaki lima di kawasan Kota Tua Jakarta atau Batavia awal bulan ini. Kondisi lapak telah penuh dan pedagang merasa lebih nyaman.

detikcom mencoba menyusuri gedung eks Kantor Pos Indonesia yang dijadikan lapak tersebut pada Jumat (25/11/2022) pukul 19.50 WIB. Lapak-lapak yang ada di sana sudah terisi oleh pedagang.

Di dalam gedung itu, banyak pedagang usaha mikro kecil menengah (UMKM) atau kaki lima yang menyajikan berbagai makanan. Di sana tersedia makanan berat, seperti warteg, makanan ringan, hingga minuman berupa kopi ataupun teh.

Namun, kondisi saat itu tidak terlalu ramai oleh pengunjung. Hanya ada sejumlah pengunjung yang berada di beberapa kios makanan. Mereka terlihat sedang menunggu pesanannya.

Salah satu pedagang bernama Wawan merasa lebih rapi saat berdagang di lokasi yang telah disediakan Pemkot Jakbar ini. Dia bisa menyimpan barang tanpa harus membongkar lapak usai berdagang

"Kalau dagang di sini menurut saya lebih rapi, soalnya berjualannya tertib. Kalau misalkan selesai jualan bisa nyimpen barang di sini," kata Wawan saat ditemui detikcom di lokasi.

Selain itu, dia menyebut bahwa lokasi itu terbilang cukup aman lantaran sudah ada petugas keamanan yang sudah ditempatkan di gedung itu. Serta, jam operasionalnya pun terbilang tak cukup larut, hanya beroperasi sampai pukul 20.00 WIB.

"Kalau di sini, barang-barang tetap di sini bang. Soalnya di situ (depan pintu masuk) udah ada satpam yang jaga. Aman," sebut dia.

Menurut Wawan, para pengunjung jauh lebih ramai berbelanja di lokasi tempatnya berjualan ini. Sebab, segala jenis makanan sudah tersedia di bekas kantor pos tersebut.

"Pengunjung pun lebih rame di sini gitu. Kalau pengunjung di sini sudah ada semua (jenis dagangan)," ucap Wawan.

(aik/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT