Kemendagri soal Wacana DKI Tanpa Wali Kota: Sedang Dibahas Format Terbaik

ADVERTISEMENT

Kemendagri soal Wacana DKI Tanpa Wali Kota: Sedang Dibahas Format Terbaik

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Jumat, 25 Nov 2022 20:33 WIB
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA (Foto: Dok. Kemendagri)
Jakarta -

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI Suharso Monoarfa mengungkapkan wacana DKI Jakarta akan dipimpin gubernur tanpa wali kota dan bupati setelah tak lagi menjadi Ibu Kota. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengatakan pembahasan wacana tersebut sedang berjalan.

"Saat ini sedang terus dibahas format yang paling baik," kata Dirjen Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri, Safrizal saat dihubungi, Jumat (25/11/2022).

Namun, Safrizal tak menjelaskan apa saja format yang akan dibahas.

Sebelumnya, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berdiskusi dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI Suharso Monoarfa terkait nasib Jakarta setelah tak lagi menjadi ibu kota negara (IKN).

Salah satu yang dibahas adalah mengenai sistem pemerintahan di Jakarta nantinya. Suharso mengatakan rencananya Jakarta nantinya tetap dikepalai oleh gubernur. Namun tidak akan ada lagi wali kota atau bupati di Jakarta.

"Presiden juga memberi petunjuk pada kami sistem pemerintahan ke depan. Jadi sistem pemerintahan ke depan itu juga harus dipikirkan untuk Jakarta. Jadi sistem pemerintahan ke depan di Jakarta tetap seperti hari ini jadi sebuah provinsi yang dikepalai oleh seorang gubernur dan kemudian tidak perlu ada bupati atau wali kota," kata Suharso melalui kanal YouTube Pemprov DKI, Kamis (24/11).

DKI Bentuk Tim Kecil

Heru Budi menyampaikan Pemprov DKI Jakarta telah membentuk tim kecil untuk membahas persoalan tata ruang Jakarta jika tak lagi menjadi ibu kota. Siapa saja anggotanya?.

"Sudah, sudah, hari ini," kata Heru di Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan, Jumat (25/11/2022).

Heru juga menjelaskan siapa saja yang tergabung dalam tim kecil itu. Dia menyebut tim itu terdiri dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta.

"Yang terkait misalnya unsur Bappeda, unsur Asisten Pembangunan Lingkungan Hidup," ujarnya.

Heru mengatakan tim kecil itu akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Dia mengatakan tata ruang Jakarta ke depan bakal mendukung program pemerintah pusat.

"Di Bappenas juga gitu matching sehingga rencana tata ruang wilayah mendukung ke depan mendukung program-program Pempus, nanti mereka yang mendiskusikan, mereka ahli-ahli," jelasnya.

(dek/eva)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT