Pemprov DKI Bakal Bentuk Tim Bahas Tata Ruang Usai Tak Jadi Ibu Kota

ADVERTISEMENT

Pemprov DKI Bakal Bentuk Tim Bahas Tata Ruang Usai Tak Jadi Ibu Kota

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Jumat, 25 Nov 2022 09:45 WIB
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. (Tiara/detikcom)
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (Tiara/detikcom)
Jakarta -

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menjelaskan isi pertemuan dengan Bappenas RI terkait nasib Jakarta setelah tak menjadi ibu kota. Dia mengatakan salah satu yang dibahas adalah persoalan tata ruang Jakarta.

Heru bertemu dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI Suharso Monoarfa di Balai Kota Jakarta pada Kamis (24/11). Heru didampingi Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania.

"Kami ada pembahasan dengan Bappenas RI terkait dengan Jakarta ke depan serta membahas rencana tata ruang wilayah dan tentu harus bersinergi dengan Bappenas. Ini adalah berbagai masukan yang bagus, antara lain agar DKI Jakarta tata kotanya tetap berjalan dengan baik, ekonomi tumbuh dan tentunya menuju Jakarta yang lebih dinamis," kata Heru kepada wartawan, Jumat (25/11/2022).

Heru mengatakan Pemprov DKI diminta membentuk tim kecil untuk membahas detail persoalan tata ruang Jakarta. Dia belum menjelaskan kapan tim tersebut akan dibentuk.

"Di samping itu, Pak Menteri memberikan arahan untuk mempercepat kegiatan ekonomi pembangunan. Dan yang terakhir kami diminta untuk membuat tim-tim kecil untuk bisa membahas detail tata ruang selanjutnya," ujarnya.

Menteri PPN Suharso Monoarfa mengatakan Pemprov DKI bakal berkoordinasi dengan Bappenas terkait nasib Jakarta setelah tidak menjadi ibu kota. Dia mengatakan tata ruang Jakarta akan dibahas mendetail dan melihat sejarah.

"Bagaimana bentuk cara mempertahankannya? Pertama, yang kami ingin usulkan tentu ada dari sisi fisik Jakarta mengenai tata ruangnya, bagaimana penataan ruangnya yang ada hari ini, dan bagaimana kita melihatnya kembali yang sebelumnya sejak dulu dan sampai hari ini," jelas Suharso.

Dia menyebut tata ruang Jakarta harus diperbaiki. Nantinya, Bappenas akan merumuskan dan mengusulkan draf undang-undang ke DPR terkait tata ruang Jakarta setelah tak lagi jadi ibu kota.

"Kemudian bagaimana kita memperbaikinya, mengadaptasinya dengan perkembangan-perkembangan ke depan. Dengan demikian, Jakarta akan lebih baik ke depan. Jika semua hal di atas sudah dikaji, akan kami coba rumusan menjadi sebuah undang-undang," ujarnya.

(dek/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT