2 Lansia Tewas di Jakbar: Adik Ditemukan Depan Pintu, Kakak di Kamar

ADVERTISEMENT

2 Lansia Tewas di Jakbar: Adik Ditemukan Depan Pintu, Kakak di Kamar

Ilham Oktafian - detikNews
Jumat, 25 Nov 2022 19:00 WIB
Penampakan Rumah Kakak Adik yang Tewas di Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (25/11/2022).
Rumah lansia kakak adik yang ditemukan tewas di Tamansari, Jakarta Barat. (Ilham Oktafian/detikcom)
Jakarta -

Dua perempuan lansia berinisial LS (60) dan M (70) ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Langgar RT 12 RW 07, Kelurahan Tangki, Tamansari, Jakarta Barat. Ketua RT setempat, Dedi Purwanto, menjelaskan kedua jenazah kakak adik tersebut ditemukan di tempat berbeda.

"Di loteng di pintu masuk dekat kamar, saya lihat jenazah kakaknya (M) yang ODGJ," kata Dedi saat ditemui detikcom di lokasi, Jumat (25/11/2022).

Sebagai informasi, rumah tersebut terdiri dari 2 lantai. Lantai bawah digunakan untuk menyimpan barang-barang bekas, sedangkan lantai atas merupakan ruangan kamar.

Adapun adiknya, LS, kata Dedi, ditemukan di dalam kamar yang juga ada di lantai 2. LS, yang merupakan pemulung, ditemukan oleh petugas Polsek Taman Sari dengan kondisi membusuk.

"Kalau adiknya yang nemuin pihak kepolisian, katanya di ruangan kamar," katanya.

Dedi mengatakan dirinya awalnya hanya melihat jasad M, yang saat itu ada di depan pintu kamar. Ia tak berani masuk hingga akhirnya polisi datang dan menemukan jasad kakaknya, M.

"Kalau saya masuk ke kamar itu merusak TKP. Intinya kakaknya ada di depan pintu. Nggak mungkin saya ngelangkahin mayat," jelas Dedi.

Ketua RT setempat Dedi Purwanto menceritakan soal penemuan mayat lansia kakak beradik di Tamansari (Ilham O/detikcom)Ketua RT setempat Dedi Purwanto menceritakan soal penemuan mayat lansia kakak adik di Tamansari. (Ilham Oktafian/detikcom)

Dedi tidak menjelaskan bagaimana kondisi kedua jasad tersebut. Namun, Dedi mengakui, sampai kedua jasad itu ditemukan, dia tak mencium aroma busuk.

"Kalau saya nggak mencium. Yang saya temukan kakaknya, kalau kakaknya kondisinya bagus. Yang nemuin busuk itu dari pihak kepolisian, bukan dari kami," tambahnya.

Dedi mengaku kaget atas meninggalkan kakak adik ini. Ia merasa prihatin atas kematian kedua korban.

"Kaget bertanya-tanya. Kasihan meninggalnya begitu. Kita nggak menyangka meninggalnya begitu," imbuhnya.

Dia menambahkan warga tak mencium gelagat aneh sebelum kedua lansia tersebut ditemukan tewas. Namun, ada salah satu warga yang melihat LSM sempat memakai koyo.

"Kalau masalah itu (kesehatan) saya nggak tahu. Yang tahu dari keluarga apa dia pribadi. Tapi kalai malam terakhir dilihat warga, dia pakai koyo," jelasnya.

(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT