Kakak Adik Lansia Tewas di Taman Sari Terakhir Terlihat Pekan Lalu

ADVERTISEMENT

Kakak Adik Lansia Tewas di Taman Sari Terakhir Terlihat Pekan Lalu

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 25 Nov 2022 18:07 WIB
Penampakan Rumah Kakak Adik yang Tewas di Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (25/11/2022).
Rumah kakak adik yang tewas di Taman Sari, Jakbar, dipasangi garis polisi. (Ilham Oktafian/detikcom)
Jakarta -

Dua orang lansia perempuan yang merupakan kakak adik, LS dan M, ditemukan meninggal dunia dalam sebuah rumah di Taman Sari, Jakarta Barat. Kedua korban terakhir terlihat warga pada akhir pekan lalu.

"Dari warga menyampaikan sejak Jumat (18/11) sudah tidak kelihatan, dari keterangan saksi," kata Kapolsek Taman Sari AKBP Rohman Yongki Dilatha saat dihubungi, Jumat (25/11/2022).

Jasad LS dan M ditemukan warga di dalam rumah keduanya pada Selasa (22/11). Penemuan itu berawal dari bau busuk yang tercium oleh warga sekitar.

Yongki mengatakan kedua korban telah berusia lanjut. Umur keduanya diperkirakan 60 hingga 70 tahun.

Jasad LS dan M ini telah diautopsi. Hasilnya, ada temuan penyakit di organ jantung kakak adik tersebut.

"Itu kan korban sudah berumur. Namanya orang tidak terawat kesehatannya kan bisa dari jantung karena pembengkakan pembuluh darah, penyempitan, pengapuran di jantung, ditemukan adanya itu," katanya.

Dia menambahkan, dari hasil autopsi, kedua korban meninggal karena sakit yang diderita.

"Kita dari hasil autopsi, sakit (penyebab kematian)," ucap Yongki.

Tak Ada Tanda Kekerasan

Kakak adik ditemukan tewas dalam rumah di Taman Sari, Jakarta Barat. Polisi mengatakan tidak ditemukan tanda bekas kekerasan pada jasad kedua perempuan tersebut.

"Dari hasil autopsi bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," kata Yongki.

Yongki menyebutkan pihak keluarga ikhlas menerima kepergian kakak adik tersebut. Kedua korban sudah dikremasi.

"Keluarga juga tidak mempermasalahkan dan ikhlas, bahkan waktu itu mau langsung dibawa untuk dikremasi," katanya.

Kedua jasad ditemukan warga pada Senin (21/11). Keduanya ditemukan tewas setelah warga mencium bau tak sedap dari rumah yang ditempati kedua korban.

Kedua korban diketahui merupakan kakak adik. Si kakak merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), sedangkan adiknya pemulung.

"Namun yang diketahui untuk yang satu informasinya adalah ODGJ ataupun keterbelakangan intinya. Yang satu, yang merawat, berprofesi sebagai pengumpul barang bekas, pemulung gitu," pungkas Yongki.

Simak juga 'Anak Keluarga Kalideres Sempat Beri Susu-Sisir Rambut Mayat Ibu':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT