ADVERTISEMENT

RK soal Motif Penghadang Bantuan Gempa: Merasa Tak Merata hingga Memalak

Antara - detikNews
Jumat, 25 Nov 2022 11:55 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjadi salah satu pembicara di acara #DemiIndonesia di Jakarta, Sabtu (29/10/2022). RK minta kebiasaan buruk harus dikurangi.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan lima orang penghadang bantuan korban gempa Cianjur telah ditangkap polisi. Penghadangan itu disebut lantaran pelaku kecewa bantuan tak merata.

"Untuk yang menghadang bantuan-bantuan motivasinya sebagian stres merasa bantuan tidak merata, sebagian lagi memang memalak," ujar Ridwan Kamil di Kantor Bupati Cianjur, dilansir Antara, Jumat (25/11/2022).

RK menyebut pelaku penghadangan itu akan disanksi tegas. Dia turut mengimbau warga untuk tidak melakukan hal serupa.

"Jangan pernah menghadang bantuan dengan alasan apapun. Kalau butuh bantuan atas nama tenda-tenda mandiri, karena jumlah tenda mandiri ini banyak sekali, caranya ada dua," ujarnya.

Pertama katanya, yakni mendatangi posko pengungsian terpusat yang di alun-alun lapangan. Di situ, koordinator bisa mengatur bantuan kepada tanda-tanda kecil yang di sawah-sawah atau di rumah-rumah.

Kedua, yakni mendatangi posko terpusat di Kantor Bupati Cianjur. Dia memastikan segala kebutuhan warga dibantu karena logistik di posko pusat memadai.

"Kita kadang-kadang ada kan informasinya saling-silang yang akhirnya tidak maksimal. Jadi saya sampaikan, satu, jangan coba-coba untuk menghadang bantuan pasti ditangkap polisi Polres Cianjur. Kedua, kalau butuh bantuan hubungi pengungsian terpusat yang terdekat atau datang ke sini," katanya.

Simak video 'Basarnas Kembali Menemukan 4 Korban Meninggal Gempa Cianjur':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT