Ulah Tiga Warga Cianjur Setop Mobil Bantuan Korban Gempa Berujung Minta Maaf

ADVERTISEMENT

Ulah Tiga Warga Cianjur Setop Mobil Bantuan Korban Gempa Berujung Minta Maaf

Lisye Sri Rahayu, Rizky Adha Mahendra - detikNews
Kamis, 24 Nov 2022 08:04 WIB
Warga yang menyetop mobil bantuan gempa Cianjur
Warga yang menyetop mobil bantuan gempa Cianjur (Foto: dok. Instagram Polres Cianjur)
Jakarta -

Sebuah video viral di media sosial dengan narasi sejumlah warga menghentikan mobil pembawa bantuan korban gempa Cianjur di wilayah Rancagoong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Para pelaku pun mengaku salah dan meminta maaf.

Dirangkum detikcom, Kamis (24/11/2022), dalam video yang dilihat, pengendara mobil pembawa bantuan memilih memundurkan kendaraan. Tampak gerakan tangan warga seakan menyuruh mobil tersebut mundur.

"Mendingan kita mundur, kita mundur saja deh," kata pengendara mobil tersebut.

Perihal ini, Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengaku pihaknya sedang melakukan penyelidikan. Warga yang berada di dalam video tersebut juga sudah ditemukan dan dimintai keterangan.

"Iya betul, sedang di lokasi, sedang dimintai keterangan," ujar Doni saat dihubungi.

Doni berharap masyarakat yang hendak memberikan bantuan tidak mengantar logistik secara sendiri-sendiri. Dia menyarankan bantuan dikumpulkan di satu titik, melalui BPBD dan BNPB.

"Dan kita lakukan upaya tidak ada lagi masyarakat yang mengantar distribusi logistik secara sendiri-sendiri. Kita akan kumpulkan satu titik di gudang yang sudah disiapkan di BPBD. Nanti dikoordinasi di BNPB," ucapnya.


Respons Kepala BNPB

Kepala BNPB Suharyanto buka suara terkait peristiwa sejumlah warga menghadang mobil pembawa bantuan korban gempa Cianjur tersebut. Suharyanto mengatakan pihaknya membuat alur distribusi logistik terkait dengan bantuan tersebut.

"Nah, itu memang yang terjadi. Artinya ke tempat pengungsian juga banyak yang masuk, sehingga mengatasnamakan relawan dan sebagaimana dihadang, diambil. Untuk mencegah itu, saya jelaskan dibuat alur distribusi logistik yang bisa lebih tertib dan teratur daripada bawa logistik sendiri ke atas, belum tentu diterima dengan baik, lebih baik pool-kan di posko," ujar Suharyanto dalam sesi tanya jawab konpers BNPB, Rabu (23/11/2022).

Baca halaman selanjutnya.

Saksikan juga Sosok Minggu ini: Sekolah Polisi Wanita, Semua Berasal dari Sini

[Gambas:Video 20detik]







ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT