Bakamla Tertibkan Belasan Dermaga Liar di Tanggul Laut Raksasa Jakarta

ADVERTISEMENT

Bakamla Tertibkan Belasan Dermaga Liar di Tanggul Laut Raksasa Jakarta

Jabbar Ramdhani - detikNews
Kamis, 24 Nov 2022 20:01 WIB
Bakamla RI menertibkan belasan dermaga liar di tanggul laut raksasa (giant sea wall) di pesisir Jakut. Dermaga liar itu dipakai tempat sandar kapal nelayan. (dok Bakamla)
Bakamla RI menertibkan belasan dermaga liar di tanggul laut raksasa (giant sea wall) di pesisir Jakut. Dermaga liar itu dipakai tempat sandar kapal nelayan. (Dok. Bakamla)
Jakarta -

Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menertibkan dermaga liar di tanggul laut raksasa (giant sea wall) di pesisir Jakarta Utara (Jakut). Dermaga liar itu kerap dipakai tempat sandar kapal nelayan.

Sertu Bakamla M Arief Boedhiantoro mengatakan penertiban ini dilakukan guna menjaga ketahanan bangunan tanggul Pengamanan Pantai DKI Jakarta. Penertiban ini dilakukan di sepanjang tanggul Muara Baru, Jakut, Kamis (24/11/2022).

Bakamla RI menertibkan belasan dermaga liar di tanggul laut raksasa (giant sea wall) di pesisir Jakut. Dermaga liar itu dipakai tempat sandar kapal nelayan. (dok Bakamla)Dermaga liar itu dipakai tempat sandar kapal nelayan. (Dok. Bakamla)

Dalam penertiban ini, Bakamla mengerahkan personel Kapal Catamaran-504 dan RHIB 87-11 Bakamla RI.

Sertu Arief menjelaskan, tanggul Pengamanan Pantai di sepanjang Muara Baru Jakarta dibangun untuk perlindungan terhadap ancaman banjir rob akibat penurunan permukaan tanah dan kenaikan muka air laut di kawasan pesisir pantai utara Jakarta.

Bakamla RI menertibkan belasan dermaga liar di tanggul laut raksasa (giant sea wall) di pesisir Jakut. Dermaga liar itu dipakai tempat sandar kapal nelayan. (dok Bakamla)Penertiban ini melibatkan personel dari instansi lainnya. (Dok. Bakamla)

"Kegiatan tersebut telah berhasil menertibkan belasan bangunan dermaga liar yang tertambat di tanggul Pengamanan Pantai DKI," ujar Arief dalam keterangan yang diterima.

Dalam penertiban ini, turut serta personel dari TNI AD, Polair, PSDKP, KPLP, KSOP Muara Baru, KSOP Muara Angke, dan KSOP Sunda Kelapa.

Simak juga 'PT Merial Esa Divonis Denda Rp 200 Juta dan Bayar Pengganti Rp 126 M':

[Gambas:Video 20detik]




(jbr/mei)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT