ADVERTISEMENT

5 Fakta Miris Lautan Sampah di Tanggul Laut Raksasa Jakarta

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 25 Feb 2022 05:46 WIB
Tumpukan sampah mencemari lokasi proyek tanggul laut raksasa (giant sea wall) di Kalibaru, Cilincing, Jakut (Wildan N/detikcom)
Foto: Tumpukan sampah mencemari lokasi proyek tanggul laut raksasa (giant sea wall) di Kalibaru, Cilincing, Jakut (Wildan N/detikcom)
Jakarta -

Lautan sampah terhampar di proyek tanggul laut raksasa (giant sea wall) di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara (Jakut). Mayoritas sampah yang terlihat sampah plastik.

Pantauan detikcom pada Kamis (24/2) siang, terlihat sampah yang menggunung dan membentang di pinggir laut. Tampak tumpukan sampah berdampingan dengan permukiman warga.

Selain itu terlihat juga beberapa petugas kebersihan dari petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Kalibaru dan Petugas dari Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakut tengah mengeruk sampah menggunakan alat berat ekskavator. Sampah yang dikeruk ini akan dibuang ke TPST Bantargebang.

Berikut sejumlah fakta terkait lautan sampah di tanggul laut raksasa di utara Jakarta:

1. Sudah 4 Tahun

Salah seorang warga RT 06 RW 04 Eka Rahmawati (29), bercerita terkait kondisi lautan sampah itu. Menurutnya, sampah-sampah itu sudah ada selama 4 tahun lamanya.

"Sudah lama dari tahun 2018, empat tahun," kata Eka.

Tumpukan sampah mencemari lokasi proyek tanggul laut raksasa (giant sea wall) di Kalibaru, Cilincing, Jakut (Wildan N/detikcom)Foto: Tumpukan sampah mencemari lokasi proyek tanggul laut raksasa (giant sea wall) di Kalibaru, Cilincing, Jakut (Wildan N/detikcom)

Eka mengatakan sebelumnya di kawasan yang masih menjadi bagian laut tersebut tidak ada sampah. Namun semenjak di bangunnya tanggul laut, warga mulai membuang sampah di sana.

"Nggak (seperti ini awalnya), tadinya laut. Pas dibikin dam (tanggul) begini, orang pada buang sampah seenaknya. Dari mana-mana buang sampahnya ke sini. Sampah pasar, sampah mana, masuknya ke sini," ujarnya.

"Tadinya ini laut, pas didam begini, saluran air nggak jalan, orang buang sampah juga seenaknya," imbuhnya.

Simak juga video 'Peringati Hari Peduli Sampah, Anies Ingin Jakarta Jadi Kota Ramah Lingkungan':

[Gambas:Video 20detik]



Selengkapnya di halaman berikutnya

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT