Tenggelam Saat Berenang di Danau Sunter, Bocah Umay Ditemukan Tewas

ADVERTISEMENT

Tenggelam Saat Berenang di Danau Sunter, Bocah Umay Ditemukan Tewas

Jabbar Ramdhani - detikNews
Kamis, 24 Nov 2022 18:30 WIB
Seorang anak bernama Umay (11) dilaporkan tenggelam di Danau Sunter. Korban ditemukan meninggal dunia setelah upaya pencarian dilakukan lebih dari 3 jam. (dok Sudin Gulkarmat Jakut)
Seorang anak bernama Umay (11) dilaporkan tenggelam di Danau Sunter. Korban ditemukan meninggal dunia setelah upaya pencarian dilakukan lebih dari 3 jam. (Dok. Sudin Gulkarmat Jakut)
Jakarta -

Seorang anak bernama Umay (11) dilaporkan tenggelam di Danau Sunter, Jakarta Utara (Jakut). Korban ditemukan meninggal dunia setelah upaya pencarian dilakukan lebih dari 3 jam.

"Sudah ditemukan, sekarang dibawa ke RS," kata petugas Subcommand Center Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakut, Edi, saat dihubungi, Kamis (24/11/2022).

Petugas pemadam kebakaran (damkar) menerima informasi bocah tenggelam pada siang tadi sekitar pukul 14.17 WIB. Korban dilaporkan tercebur di Danau Sunter, Jalan Danau Permai Raya, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakut

Petugas damkar mengerahkan dua unit perahu karet untuk mencari korban. Pencarian juga melibatkan tim penyelam.

"Perahu karet dari Sudin 1 (unit), pos Papanggo 1 (unit). Personel sekitar 12 orang personel. Tim penyelam juga dikerahkan," katanya.

Korban ditemukan sekitar 10 meter dari titik terakhir terlihat. Korban awalnya berenang bersama teman-temannya.

Namun korban kemudian tenggelam diduga karena tidak dapat berenang.

"Kronologinya, anak berenang 3 orang, 2 orang diselamatkan dan 1 orang lepas yang mengakibatkan tenggelam," demikian keterangan Subcommand Center Sudin Gulkarmat Jakut.

Cerita Warga

Seorang warga bernama Yos ikut menceritakan peristiwa tersebut. Yos juga menjadi pihak yang melaporkan insiden bocah tenggelam tersebut kepada petugas damkar.

"Awalnya anak kecil berlima nangis, tapi tak ada yang meminta tolong. Setelah itu warga bertanya, akhirnya mereka bilang ada temannya yang tenggelam," kata Yos.

Yos sengaja menelepon damkar agar penanganan korban tenggelam itu dapat dilakukan lebih profesional. Dia mengatakan, saat anak-anak itu menangis, korban tidak terlihat di permukaan Danau Sunter.

"Karena masyarakat tak bisa membantu, inisiatif telepon pemadam kebakaran. Mereka menangis, korban tidak terlihat di permukaan," katanya.

Simak juga 'Bertemu Azka, Bocah Bertahan Hidup 3 Hari di Reruntuhan Gempa Cianjur':

[Gambas:Video 20detik]

(jbr/mei)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT