Kebakaran Dekat Rumah Wapres di Jakut gegara Nenek Bakar Sampah

ADVERTISEMENT

Kebakaran Dekat Rumah Wapres di Jakut gegara Nenek Bakar Sampah

Jabbar Ramdhani - detikNews
Kamis, 24 Nov 2022 16:22 WIB
Kebakaran terjadi di kawasan Koja, Jakarta Utara (Jakut). Satu rumah yang terdiri dari 7 pintu kontrakan terdampak kebakaran tersebut. (dok Sudin Gulkarmat Jakut)
Kebakaran terjadi di kawasan Koja, Jakarta Utara (Jakut). Satu rumah yang terdiri atas 7 pintu kontrakan terdampak kebakaran tersebut. (Dok. Sudin Gulkarmat Jakut)
Jakarta -

Satu unit rumah tinggal di Koja, Jakarta Utara (Jakut), hangus terbakar. Kebakaran tersebut dipicu seorang nenek yang membakar sampah di dalam rumah.

"Penyebab kebakaran ada nenek-nenek bakar sampah dalam rumah, si nenek pikun," kata petugas call center Subcommand Center Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakut, Asmadi, saat dihubungi, Kamis (24/11/2022).

Di rumah yang terbakar itu ada tujuh unit kontrakan. Rumah yang terbakar berlokasi di Jalan Lorong 27 Koja, Jakut.

Dia mengatakan nenek yang sempat membakar sampah dapat dievakuasi dengan selamat. Tak ada korban dalam insiden kebakaran tersebut.

"Nenek (dievakuasi dalam kondisi) sehat, tidak ada korban," ujar dia.

Petugas pemadam kebakaran (damkar) menerima informasi terjadinya kebakaran pada pukul 11.22 WIB. Setelah itu, sebanyak 10 unit mobil damkar dikerahkan dan kebakaran dipadamkan pukul 12.01 WIB.

Petugas sempat terhambat untuk memadamkan kebakaran karena akses jalan yang kecil. Sejumlah petugas damkar sempat memanjat atap rumah warga yang lain untuk memadamkan kebakaran.

"Kendalanya, jalan sempit, tapi sumber air aman," ucapnya.

Rumah Wapres Dipastikan Aman

Rumah yang terbakar itu berlokasi tak jauh dari rumah pribadi Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin. Untuk diketahui, rumah Wapres Ma'ruf berlokasi di Jalan Lorong 27 Koja.

Damkar memastikan rumah Wapres Ma'ruf aman dan tidak tersambar api.

"Betul (rumah Wapres di Jl Lorong 27 juga), tapi kondisi rumah aman karena beda rumah cukup jauh," katanya.

(jbr/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT