BNPP Gelar Pelatihan Pemasaran untuk UMKM-Karang Taruna di Sambas

ADVERTISEMENT

BNPP Gelar Pelatihan Pemasaran untuk UMKM-Karang Taruna di Sambas

Sukma Nur Fitriana - detikNews
Kamis, 24 Nov 2022 12:14 WIB
Sekretaris BNPP RI, Restuardy Daud.
Foto: dok. BNPP
Jakarta -

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) bersama Forum Perguruan Tinggi untuk Perbatasan (FOPERTAS) berkolaborasi bersama masyarakat Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar pelatihan pemasaran untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Tata Kelola Desa Wisata yang diikuti oleh pelaku UMKM, Satuan Karya Pramuka Pariwisata, Gerakan Pesona Indonesia, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Karang Taruna, dan Tim Penggerak PKK Desa Temajuk.

Kolaborasi untuk peningkatan potensi di desa yang berbatasan dengan negara Malaysia ini juga didukung oleh Badan Amil dan Zakat Nasional (BAZNAS), Bank BRI, dan Bank BNI untuk mendukung pengembangan potensi desa wisata di Temajuk.

"Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat diperoleh rujukan best practices inkubator bisnis yang efektif di tingkat lokal serta diharapkan dapat direplikasi di kawasan perbatasan lainnya," ujar Sekretaris BNPP RI, Restuardy Daud dalam keterangan tertulis, Kamis (24/11/2022).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Resort Camar Bulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, pasa Senin (21/11) lalu.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pihak yang terlibat bisa digunakan untuk transfer pengetahuan, teknologi maupun inovasi lainnya yang dapat membentuk kemandirian masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya. Kegiatan ini juga dilakukan melalui pendekatan pengembangan masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut Dr. Elyta dari Universitas Tanjungpura yang sekaligus mengkoordinasikan kegiatan dan mewakili FOPERTAS, menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam rangka pengembangan Desa Wisata Temajuk. Di mana, sektor pariwisata dan potensi agro Kabupaten Sambas dikembangkan secara bersama-sama.

"Ada beberapa kegiatan yang dilakukan dalam kesempatan ini, pertama pelatihan bagi masyarakat sekaligus melibatkan kelompok-kelompok masyarakat seperti pokdarwis, pramuka. Kemudian ibu-ibu PKK juga dilibatkan untuk bersama-sama nanti kedepan bisa menjadi bagian yang dapat berkolaborasi untuk mendukung Desa Wisata Temajuk," ujar Elyta.

Secara terpisah, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama BNPP RI, Nursatya Kasihandayani menjelaskan di pelatihan ini para peserta diberikan materi yang disampaikan oleh narasumber dari Baznas, Universitas Sriwijaya, Universitas Tanjungpura, dan Bank BRI.

"Adapun pelatihan yang dilaksanakan adalah peningkatan kualitas produk dan pelayanan wisata seperti pelatihan pembuatan cinderamata berupa sablon kaos, seni ukir/pahat kayu; pelatihan tata boga/kuliner bagi ibu-ibu PKK, pengembangan peran UMKM, pelatihan penggunaan aplikasi web bagi pelaku usaha pemula, dan pelatihan pengembangan potensi kelautan, termasuk pelatihan selam," kata Nursatya.

Koordinator FOPERTAS Prof. Suratman dari Universitas Gajah Mada mengungkapkan untuk mendukung tercapainya Desa Wisata Temajuk, BNPP RI dan FOPERTAS juga menyelenggarakan Forum Grup Diskusi (FGD) terbatas dengan Pemerintah Kabupaten Sambas. Diskusi dilakukan untuk mengembangkan Desa Temajuk sebagai salah satu ikon wisata di Kalimantan Barat. FGD yang membahas Pengembangan Inovasi Bisnis (Laboratorium Perbatasan) tersebut dilakukan di Aula Kantor Bupati Sambas, Senin (21/11) kemarin.

Dalam forum tersebut BNPP, FOPERTAS, dan Pemkab Sambas berdiskusi dalam upaya kolaborasi pembinaan ekonomi masyarakat yang dikaitkan dengan rencana program Laboratorium Perbatasan oleh perguruan tinggi di masa mendatang.

"Jadi kami berharap melalui kerjasama dengan FOPERTAS kita bisa mengembangkan ini (Desa Temajuk) ke depan, bahkan kawasan ini sangat berpotensi untuk menjadi kawasan dengan ekowisata kelas dunia di masa yang akan datang," sambungnya.

(prf/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT