Putri Candrawathi Positif COVID, Kejagung: Diisolasi di Sel Khusus

ADVERTISEMENT

Putri Candrawathi Positif COVID, Kejagung: Diisolasi di Sel Khusus

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Kamis, 24 Nov 2022 06:41 WIB
Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana. Penggeledahan Kejagung di salah satu tempat yang di geledah
Foto: dok. Kejagung
Jakarta -

Pengacara Putri Candrawathi, Arman Hanis, meminta agar kliennya dirawat dokter pribadi lantaran terkonfirmasi positif Corona (COVID-19). Kejaksaan Agung (Kejagung) menilai dokter pribadi untuk Putri belum diperlukan.

"Kita di kejaksaan memiliki semua yang dibutuhkan sama mereka. Tempat kita ini sudah layak. Mereka (yang terpapar Corona) nggak dicampur kok, diisolasi ke tempat khusus. Sel khusus. Jadi belum diperlukan dokter dari luar kejaksaan," kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana saat dihubungi Rabu (23/11/2022).

Ketut menyampaikan tidak sembarang orang bisa menjenguk ke rutan Kejagung. Dia menyebut, dari 38 tahana Kejagung, hanya dua yang terpapar Corona, yakni Putri dan satu penghuni dengan kasus impor garam.

"Di sini ada prosedur orang menjenguk. Nggak patuh prokes di mana? Kita kan di mana-mana bisa terpapar, kita nggak tahu ketika mereka keluar dari ruangan itu bisa bergaul sama siapa pada saat sidang, kan," ujarnya.

"Kita punya 38 tahanan, yang kena cuma dua, yang satu laki-laki. Dia perkara impor garam," lanjutnya.

Lebih lanjut Ketut mengatakan kondisi Putri saat ini sudah stabil. Meski demikian, Kejagung hanya mengizinkan Putri mengikuti sidang via daring.

"Yang jelas kondisi beliau sudah stabil. Udah boleh ikut sidang Zoom, berarti sehat dong. Takut mengeluarkan yang bersangkutan, takut menularkan kepada orang lain," imbuhnya.

Pengacara Minta Putri Dirawat Dokter Pribadi

Pengacara Putri Candrawathi, Arman Hanis, sebelumnya meminta kliennya yang positif Corona atau COVID-19 dirawat oleh dokter pribadi. Arman mengatakan pihaknya telah mengirim surat ke majelis hakim perihal permohonan dokter pribadi yang merawat Putri.

"Surat permohonan, Bu Putri dapat dilakukan perawatan dengan dokter pribadi untuk COVID," kata Arman dalam sidang di PN Jaksel, Selasa (22/11).

Hakim mempersilakan pengacara membuat surat permohonan pembantaran jika merasa dokter dari Kejagung tidak bisa merawat Putri.

"Jadi, Saudara Penasihat Hukum, kalau seandainya rumah sakit kejaksaan dipandang tidak mampu, silakan lakukan bantaran," timpal hakim.

"Kami seandainya tidak bisa dilakukan pembantaran, kami cuma ingin klien kami dirawat sekali dua kali kunjungan," jawab Arman.

Simak video 'Putri Candrawathi Terpapar COVID, Hadiri Sidang Via Online':

[Gambas:Video 20detik]



(dek/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT