Kakak Awalnya Terima Info Prada Indra Tewas Dehidrasi Usai Futsal

ADVERTISEMENT

Kakak Awalnya Terima Info Prada Indra Tewas Dehidrasi Usai Futsal

Isal Mawardi, Wildan Noviansyah - detikNews
Rabu, 23 Nov 2022 14:06 WIB
Ilustrasi
Foto: Dok. detikcom
Biak -

Kakak kandung Prada Muhammad Indra Wijaya, Rika, menerima informasi awal adiknya meninggal dunia karena dehidrasi usai bermain futsal, padahal sebetulnya Prada Indra tewas dianiaya senior. TNI AU menelusuri siapa pihak yang memberikan informasi Prada Indra tewas dehidrasi.

"Itu keterangan meninggal tidak sesuai dengan keadaan jenazah ketika sampai karena keterangan meninggal kan dehidrasi berat setelah main futsal atau olahraga dari jam 8 sampai 11," ujar Rika dalam konferensi pers dengan wartawan, Rabu (23/11/2022).

Meski begitu, Rika tak mengetahui adiknya itu bermain futsal dengan siapa. Namun ia memastikan Indra rutin bermain futsal setiap malam Sabtu.

"Infonya adik saya nih main futsal jam 8-11 lalu ditemukan dalam keadaan kaku, tapi kalau kita lihat jenazah sampai di rumah pas dibuka ternyata banyak luka lebam," tutur Rika.

Rika menyebut Prada Indra sempat bertukar pesan dengan pacarnya. Ia menyebut setelah futsal, Indra akan dikumpulkan bareng senior-seniornya.

"Adik saya sempat ngabarin ke pacarnya bahwa setelah selesai futsal akan dikumpulkan bersama senior-seniornya, dan kalau untuk bermain dengan siapa saya kurang tahu pasti," tegasnya.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah buka suara. Indan belum tahu persis siapa yang memberikan informasi terkait kematian Prada Indra akibat dehidrasi.

"Waktu itu yang saya tahu ada satu perwira atasan yang bersangkutan. Yang bersangkutan kan Tamtama di Sekretariat, itu atasannya itu yang mengantar jenazah ke keluarga ke sana ke Tangerang," kata Indan.

Indan menyebut pihaknya bakal memeriksa atasan yang mengantarkan jasad Prada Indra. "Nanti saya konfirmasi siapa yang menyampaikan itu (kabar Prada Indra meninggal karena dehidrasi). Saya kira saat ini sudah dua hari ini Pom Makoopsud III itu sudah intens koordinasi dengan keluarga korban untuk memberikan bantuan. Nanti saya coba konfirmasi terkait hal itu (pemeriksaan atasan)," ujarnya.

Lihat juga Video: Penganiayaan Libatkan Oknum Polisi di Medan Berawal dari Mabuk-mabukan

[Gambas:Video 20detik]



(isa/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT