6 Fakta Usai Polisi Setop Kasus 'Pura-pura Mati' Urip Saputra

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 22 Nov 2022 08:03 WIB
Urip Saputra usai diperiksa Polres Bogor (Foto: Rizky/detikcom)
Jakarta -

Pengusutan kasus Urip Saputra yang heboh disebut meninggal lalu hidup lagi telah ditutup polisi. Kasus itu ditutup dengan menerapkan keadilan restoratif (restorative justice).

Meski ditutup polisi, kasus yang dihadapi Urip belum benar-benar selesai. Urip mesti menyelesaikan masalah pribadi yang dihadapinya.

Narasi Urip mati suri viral di media sosial (medsos) bersama video saat pria tersebut ada di dalam peti. Kabar Urip mati suri beredar sejak Jumat (11/11).

Saputra dan keluarga mengetahui Urip masih hidup ketika membuka peti mati untuk memeriksa jasad Urip. Dia mengaku belum bisa menjelaskan detail apa yang sebenarnya terjadi.

Urip lalu sempat dilarikan ke RSUD Kota Bogor untuk memastikan kondisi kesehatannya. Selama beberapa hari, Urip menjalani rawat inap di RSUD Kota Bogor.

Urip lalu dipulangkan dari RS. Namun tetangga tak pernah melihat Urip pulang ke rumah setelah keluar dari RSUD Kota Bogor.

Polisi lalu berhasil memeriksa Urip. Polisi juga berencana memeriksa kondisi kejiwaan pria tersebut. Diduga, skenario-skenario itu disiapkan Urip yang tengah terjerat utang.

Berikut sejumlah fakta baru kasus Urip di kasus pura-pura mati:

1. Siapkan Identitas Baru Setelah Mati

Polisi mengatakan Urip menyiapkan identitas baru setelah publik menganggapnya meninggal dunia. Dia berencana memakai identitas baru untuk menghindari utang yang menjeratnya.

"Skenario yang disiapkan yang bersangkutan, setelah sepi rumahnya, dia akan keluar dari peti jenazah tersebut. Dan menghilang, karena dianggap sudah mati, kan," tutur Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin kepada wartawan, Sabtu (19/11).

"Lalu nanti hidup lagi dengan identitas yang lain," sambungnya.

2. Terbelit Utang untuk Kebutuhan Pribadi

Polisi menyebut Urip menjalankan skenario mati suri untuk menghindari utang. Urip disebut berutang untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan membeli properti.
"Berdasarkan pengakuannya untuk memenuhi kebutuhan pribadinya dan sebagian dibelikan properti," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin, Minggu (20/11).

Informasi tersebut terungkap saat Urip diperiksa polisi. Urip menyerahkan diri pada Jumat (18/11) malam.

"Informasi awal terkait dengan pemeriksaan terhadap Saudara US, Saudara US telah menyampaikan dan mengonfirmasi beberapa info yang sudah kami kumpulkan sebelumnya, sudah terkonfirmasi bahwa yang bersangkutan tidak pernah alami kematian," ungkapnya.

3. Minta Maaf Usai Diperiksa Polisi

Hari ini, Urip diperiksa polisi. Urip kemudian meminta maaf kepada masyarakat.

"Dengan ini saya ingin menyatakan bahwa peristiwa kematian itu tidak pernah ada. Dan ini adalah rekayasa dan merupakan ide dari saya sendiri," kata Urip kepada wartawan di Polres Bogor, Jalan Tegar Beriman, Bogor, Senin (21/11).

Urip mengatakan alasan melakukan itu karena terlilit masalah utang. Dia meminta maaf karena perbuatannya dinilai mengganggu banyak pihak.

Simak video 'Gagalnya Skenario Urip 'Meninggal Hidup Lagi' Demi Hindari Utang':



Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.




(jbr/dnu)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork