NasDem Dukung Formula E Lanjut: Salah Satu Upaya Cegah Resesi

ADVERTISEMENT

NasDem Dukung Formula E Lanjut: Salah Satu Upaya Cegah Resesi

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Sabtu, 12 Nov 2022 08:14 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter
Ahmad Lukman Jupiter (Foto: dok. pribadi)
Jakarta -

Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta mendukung jika Formula E digelar lagi pada 2023. NasDem menyebut Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bisa menilai manfaat dari program era Anies Baswedan itu.

"Program Formula E tahun depan, jika dilaksanakan kembali, itu bagus sekali, apalagi dengan Pj Gubernur Pak Heru. Jadi Pak Heru juga bisa melihat dampak dari secara meluas, yaitu secara perekonomian dan bagaimana di tahun depan banyak negara-negara yang sedang mempersiapkan resesi ekonomi, dengan salah satu bagaimana cara pencegahannya, ya salah satunya dibuat event Formula E," kata Bendahara Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter kepada wartawan, Jumat (11/11/2022).

"Jadi kita sangat mendukung apa yang sudah dicanangkan program sebelumnya oleh era Pak Anies, kemudian dilanjutkan oleh Pj Gubernur Pak Heru, ya kita sangat mengapresiasi," jelasnya.

Namun Jupiter berharap ajang balap mobil listrik itu dapat dilaksanakan lebih baik lagi, terutama dalam hal transparansi.

"Kita berharap acara di tahun depan lebih transparan lagi, akuntabel, dan Pak Heru Bisa menilailah dampak positif ini ternyata memiliki makna yang sangat besar untuk DKI Jakarta," tutur dia.

Selain itu, Jupiter menanggapi pertanggungjawaban Formula E yang disorot Fraksi PDIP. Menurutnya, laporan keuangan dan anggaran mengenai balapan itu diawasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"BPK pasti akan mengecek, memeriksa terkait dengan pertanggungjawaban Formula E yang telah dilaksanakan kemarin. Jadi persoalan adanya masalah atau tidak itu, itu nanti akan disampaikan oleh BPK," tutur dia.

Jupiter meyakini BPK akan menyampaikan kepada publik jika ada permasalahan pada laporan keuangan pelaksanaan Formula ini. Menurutnya, hingga saat ini tidak ada masalah dengan pertanggungjawaban Formula E.

"Sampai hari ini belum ada masalah, sampai hari ini BPK juga belum memberikan statement apa pun. Jadi menurut saya, yang disampaikan oleh PDIP itu hanya sebuah dinamika saja yang terjadi, itu biasa itu," tutur dia.

Simak selengkapnya pada halaman berikut.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT