Babak Baru Kasus Kucing Mati Dilempar Batu Usai Gagal Mediasi

ADVERTISEMENT

Babak Baru Kasus Kucing Mati Dilempar Batu Usai Gagal Mediasi

Ilham Oktafian - detikNews
Rabu, 09 Nov 2022 21:03 WIB
Ilustrasi kucing domestik, Yogyakarta.
Ilustrasi Kucing (Larastining Retno Wulandari/detikcom)
Jakarta -

Kasus pria berinisial DS (47) tega melempar batu ke kucing hingga mati di Matraman, Jakarta Timur, memasuki babak baru. Proses hukum kasus itu terus berlanjut setelah gagal dimediasi.

Dirangkum detikcom, Rabu (9/11/2022), kasus pembunuhan kucing ini terjadi di Jalan Kayu Manis III, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, pada Sabtu (5/11) sore. Kasus tersebut sempat viral di media sosial.

Dalam sebuah video yang direkam oleh warga, tampak seekor kucing mati bersimbah darah dengan dinarasikan mati dilempar batu. Dalam video itu, tampak kucing berbulu putih-cokelat tergeletak di jalanan.

Kepala dan mulut kucing tersebut mengeluarkan darah. Di samping kucing itu, terlihat batu berukuran cukup besar. Ada bercak darah di batu tersebut.

"Ini lihat kucing dilempar batu," kata perekam.

"Ya Allah tega banget," lanjutnya.

Pelaku Menyerahkan Diri

Dua hari setelah video tersebut viral, pelaku kemudian menyerahkan diri ke Polsek Matraman. Kapolsek Matraman Kompol Tribuana Roseno menyebut pelaku berinisial DS telah mengakui melempar ke arah kepala kucing hingga mati.

"Tadi pagi sudah serahkan diri ke Polsek. Pelaku lempar paving block ke arah kepala kucing," kata Kompol Roseno saat dihubungi, Senin (7/11).

Motif Pelaku Lempar Batu ke Kucing

Setelah menyerahkan diri ke polisi, motif pelaku tega melakukan perbuatannya pun terungkap. Menurut Roseno, pelaku kesal terhadap kucing tersebut.

"Awal mulanya itu kucing sering buang kotoran, muntah di situ, dia jengkel," kata Roseno.

Pelaku belum jadi tersangka, simak alasannya di halaman selanjutnya:

Simak juga Video: Permintaan Maaf Pria Pelempar Batu ke Kucing hingga Mati di Jaktim

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT