Rel Trem Jadul Kembali Ditemukan di MRT Fase 2, Begini Kondisinya

ADVERTISEMENT

Rel Trem Jadul Kembali Ditemukan di MRT Fase 2, Begini Kondisinya

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 09 Nov 2022 17:43 WIB
Jaringan rel trem kembali ditemukan di proyek MRT Fase 2, Jalan Gajah Mada, Jakarta. Rel trem itu merupakan peninggalan kolonial Belanda.
Temuan rel trem jadul di proyek MRT Fase 2. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Rel trem zaman dulu (jadul) kembali ditemukan di lokasi proyek MRT Jakarta Fase 2A Glodok-Kota, tepatnya di Jalan Gajah Mada. Rencananya, temuan bersejarah itu akan direlokasi sementara ke tempat lain.

Temuan jaringan rel trem jadul itu ditampilkan dalam akun Instagram MRT Jakarta, @mrtjkt. Dalam foto-foto yang diunggah, terdapat dua jalur rel trem yang terletak di tengah ruas jalan Gajah Mada, Jakarta Barat (Jakbar).

Lokasi penemuan rel trem pun ditutup oleh seng di kedua sisi. Jadi, pengendara motor tak bisa melihat temuan itu.

Kondisi rel trem pun masih utuh dan tak lapuk. Petugas tampak mengangkat bebatuan yang menimbun rel trem.

MRT Jakarta menjelaskan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan pengangkatan rel trem tersebut. Nantinya, rel trem itu akan ditempatkan sementara di storage pool PPD Jelambar.

"Saat ini juga dalam tahap persiapan untuk pengangkatan rel trem yang berada di lokasi pekerjaan CP 202 dan nantinya akan ditempatkan sementara di storage pool PPD Jelambar," demikian informasi yang disampaikan @mrtjkt seperti dilihat, Rabu (9/11/2022).

Corsec Division Head MRT Jakarta MRT Jakarta, Rendi Alhial, mengatakan temuan tersebut akan disampaikan lebih gamblang dalam waktu dekat.

MRT Koordinasi dengan Disbud DKI

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Kebudayaan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Norviadi Setio berbicara mengenai temuan trem di proyek MRT. Sejauh ini, tim dari MRT telah berkonsultasi dengan Disbud DKI terkait temuan ini.

"Untuk secara umum, tim dari Pihak MRT sudah berkoordinasi dan berkonsultasi intens dengan Disbud," kata Norviadi saat dikonfirmasi terpisah.

Proyek MRT fase 2A sendiri telah dimulai sejak 18 Juli 2022. Sejauh ini, progres pengerjaannya mencapai 7,527 persen dengan cakupan pekerjaan meliputi manajemen rekayasa lalu lintas (traffic diversion) tahap 1.2, relokasi, dan penanaman pohon kompensasi terdampak proyek, pekerjaan archaeological test pit, road widening, pekerjaan test pit utilitas, persiapan pekerjaan relokasi utilitas, dan persiapan pekerjaan halte bus sementara.

Simak juga Video: Anies Resmikan Tarif Integrasi LRT-MRT-TransJ: Maksimal Rp 10 Ribu

[Gambas:Video 20detik]




(taa/jbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT