Tudingan Fitnah Ketum PBNU Bikin Faizal Assegaf Dipolisikan

ADVERTISEMENT

Tudingan Fitnah Ketum PBNU Bikin Faizal Assegaf Dipolisikan

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 09 Nov 2022 06:32 WIB
Jakarta -

Faizal Assegaf dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor DKI Jakarta. Laporan tersebut merupakan buntut dari cuitan Faizal terkait Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).

Laporan dari GP Ansor ini telah diterima Polda Metro Jaya. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/5700/XI/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA, tertanggal 8 November 2022.

"Kami dari GP Ansor DKI Jakarta melaporkan akun Twitter yang bernama Faizal Assegaf, yang dalam hal ini dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan dan penyebaran berita bohong kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf," kata Ketua GP Ansor DKI Muhammad Ainul Yakin di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (8/11/2022).

Ainul mengatakan cuitan Faizal Assegaf telah melukai organisasi NU. Dalam cuitannya itu, Faizal menyebut Yahya Cholil Staquf sebagai 'pembenci habaib'.

GP Ansor Polisikan Faizal AssegafGP Ansor mempolisikan Faizal Assegaf (Yogi Ernes/detikcom)

"Salah satunya mengatakan Ketum PBNU membenci para habaib, dalang untuk pembubaran habaib," terang Ainul.


Fitnah

Menurutnya, cuitan dari Faizal Assegaf itu merupakan fitnah dan tidak berdasar. Ainul menegaskan NU dengan habaib memiliki hubungan yang baik.

"Itu sangat keji sekali karena kalau rekan-rekan lihat di PBNU para habaib banyak, itu tidak mungkin, itu fitnah," terang Ainul.


Ujaran Kebencian dan Penyebaran Berita Bohong

Faizal Assegaf dilaporkan atas pelanggaran di Pasal 28 ayat 2 dan Pasal 15 ayat 2 dan Pasal 15 KUHP. Terlapor dilaporkan atas dugaan pelanggaran ujaran kebencian dan penyebaran berita bohong.

"Buktinya sudah kami print screenshot Twitter yang ada di akun Faizal Assegaf. Tadi kami sudah berikan ke penyidik dan sudah kami laporkan dan sudah dapat tanda terima dari penyidik," jelas Ainul.


Puncak Kemarahan

Dia juga menilai laporan polisi ini sebagai puncak kemarahan kader NU kepada Faizal Assegaf.

"Mungkin ini puncak dari kemarahan kami sebagai kader NU karena kami sudah sering mendengar. Tapi hari-hari ini sangat vulgar sekalian dan itu beritanya fitnah semua, makanya kami laporkan ke Polda Metro," kata Ainul.

Saat disinggung mediasi damai terkait penyelesaian hukum antara GP Ansor DKI dan Faizal Assegaf, Ainul mengatakan pihaknya enggan menjawab lebih jauh. Namun Ainul merasa apa yang dilontarkan Faizal Assegaf sudah keterlaluan.

"Kita lihat nanti, ini perbuatannya akun Twitter Faizal Assegaf sudah keterlaluan ya. Kita lihat nanti saja situasinya," katanya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT